‎Anggaran 10 Ribu Per Porsi, Menu MBG di SDN 01 Klegen Dinilai Jauh dari Standar Gizi

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
‎Paket MBG yg diterima siswa SDN 01 Klegen Kota Madiun. SP/Istimewa
‎Paket MBG yg diterima siswa SDN 01 Klegen Kota Madiun. SP/Istimewa

i

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di  SDN 01 Klegen Kota Madiun menuai kritikan. Dengan anggaran yang disebut-sebut Rp. 8.000 hingga Rp. 10.000 per porsi, menu yang diterima siswa selama  dua hari di bulan Ramadhan justru dinilai jauh dari standar makanan bergizi seimbang. 

‎Alih-alih mendapat paket lengkap dengan karbohidrat dan protein nabati atau hewani, siswa hanya menerima paket sederhana untuk dibawa pulang. Pada hari pertama, siswa menerima susu kemasan, pisang raja, dan roti. Sementara pada hari kedua,  siswa mendapat roti, buah anggur, dan serundeng dalam kemasan plastik kecil.

‎“Kalau tujuannya pemenuhan gizi, seharusnya ada karbohidrat utama seperti nasi dan protein, minimal telur, tempe, atau tahu. Ini hanya roti, buah, dan sedikit serundeng. Kandungan gizinya jelas terbatas,” ujar salah satu wali murid yang enggan disebut namanya, Selasa (24/2/2026).

‎Selain menyoroti aspek gizi, ia juga mengkritisi kesesuaian menu dengan anggaran yang mencapai Rp 8.000 hingga Rp 10.000 per porsi. Dengan nominal tersebut, ia menilai seharusnya dimungkinkan menyediakan menu yang lebih layak dan memenuhi unsur gizi seimbang.

‎“Dengan anggaran Rp 8.000 sampai Rp 10.000, seharusnya masih bisa menyediakan menu yang lebih baik. Orang tua jadi bertanya-tanya, apakah anggaran itu benar-benar digunakan sepenuhnya untuk makanan anak,” katanya.

‎Menurutnya, program MBG dirancang untuk mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi siswa, termasuk energi, protein, vitamin, dan mineral. Kualitas menu menjadi faktor kunci keberhasilan program dalam meningkatkan status gizi anak usia sekolah.

‎Orang tua berharap ada evaluasi dan pengawasan lebih ketat, agar program MBG tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pemenuhan gizi siswa sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan.

‎Saat dikonfirmasi di lokasi, pemilik maupun penanggung jawab pengelola satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) Kejuron, Taman #002 Kota Madiun tidak berada di tempat.

‎Salah satu staf yang ditemui hanya memberikan keterangan singkat bahwa operasional SPPG tersebut masih baru berjalan dua hari. 

‎“Kita baru jalan dua hari ini,” ujarnya singkat.

‎Koordinator SPPG Kota Madiun, Alifa Rahma, juga belum memberikan keterangan resmi terkait standar komposisi menu MBG selama Ramadhan maupun mekanisme pengawasan penggunaan anggaran per porsi. Mdn

Berita Terbaru

Jalan Masangan Wetan Sudah Bagus, Sebelum Hari Raya Ruas Jalan Rusak Dikebut Pekerjaanya

Jalan Masangan Wetan Sudah Bagus, Sebelum Hari Raya Ruas Jalan Rusak Dikebut Pekerjaanya

Selasa, 24 Feb 2026 17:37 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:37 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM) terus mempercepat penanganan…

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Sambut Ramadan, PLN UIT JBM Berdayakan Peternak Ayam Petelur di Desa Gili Timur

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:18 WIB

SurabayaPagi, Bangkalan – Mengawali bulan suci Ramadan dengan semangat berbagi dan menghadirkan kebermanfaatan bagi masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Induk T…

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

‎Dalami OTT Wali Kota Nonaktif Maidi, KPK Panggil 2 ASN dan Pihak Swasta

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 17:01 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang menjerat Wali Kot…

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Indeks Daya Saing Lamongan Lampaui Rata-rata Nasional

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:59 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Berbagai program mulai jalan, meski banyak pekerjaan rumah yang menanti gebrakan bupati dan wakil bupati Lamongan, namun capaian…

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

‎Input Swakelola di SiRUP Jadi Sorotan, Anggaran Rp 45 Miliar Dinkes Madiun Dikritisi

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 16:32 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kegiatan pengadaan barang dan jasa (PBJ) di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Madiun tahun anggaran 2026 disorot. Anggaran swa…

Berpedoman Panca Cita, Tahun Pertama Jilid II Ning Ita Catat Indikator Positif

Berpedoman Panca Cita, Tahun Pertama Jilid II Ning Ita Catat Indikator Positif

Selasa, 24 Feb 2026 15:57 WIB

Selasa, 24 Feb 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto mencatat sejumlah capaian strategis dalam satu tahun kepemimpinan jilid kedua Wali Kota Ika…