Manisnya Cuan Usaha Jus Buah Membuat Hasan Bertahan Hingga 16 Tahun

Reporter : Handoko Koresponden Sidoarjo
Usaha jualan jus buah milik Muhamad Hasan (40). SP/ HDK

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Usaha jualan jus buah memang membutuhkan modal yang tidak terlalu besar namun bisa menangguk cuan yang lumayan besar bila dilakukan secara tekun dan benar.

Seperti yang digeluti oleh Muhamad Hasan (40) pedagang jus buah  yang mangkal di site tenant Alfamart Perum Bluru Permai Sidoarjo, tidak terasa betah  bertahan hingga kini sudah beranjak 16 tahun lamanya. 

Baca juga: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Trate Takjil Market Volume 4 Libatkan 130 UMKM dan Resmikan Outlet Trate Rasa

Mungkin karena tempat jualan jus buah yang strategis di depan pintu masuk keluar perumahan yang lumayan besar di kawasan Bluru Permai dan berdampingan dengan mini market tempat belanja  kebutuhan orang, usaha jus buah Hasan mampu bertengger di atas rata rata para pedagang lainnya.

"Hari biasa sedikitnya kami mampu melayani 60 porsi jus beraneka macam buah" ungkap Hasan mengawali pembicaraan, Rabu (16/10/2024).

 Di beberkan olehnya, harga jus buah yang dilepaskan kepada para pelanggannya juga sangat menggiurkan yakni yang paling murah 12.000 ribu rupiah hingga 15.000 ribu rupiah setiap porsinya.

"Alhamdulillah jualan jus buah buahan kami lancar, soal harga tidak menjadi persoalan mungkin tingkat ekonominya warga perumahan sangat bagus dari pada di kawasan kampung yang rata rata pedagang jus buah paling mahal Rp 10 ribu." Tandas Muhamad Hasan.

Pesanan jus buah Sari Rasa milik Hasan, memang banyak bahkan saat musim panas permintaan pembeli bisa naik 2 kali lipat dari hari biasanya .

"Kalau musim hujan suasananya memang agak dingin sehingga omset jus buah kami juga turun, namun tidak terlalu signifikan makanya kami mampu bertahan 16 tahun di site tenant Alfamart Perum Bluru Permai dan Bluru Kidul" beber Hasan.

Baca juga: Sedekah Bumi, Pemdes Pilang Gelar Pengajian Umum di Masjid Baitul Mutaqiin

Untuk menarik para penggemar minuman jus buah, Hasan mengaku  tidak ada habisnya untuk berinovasi, seperti menciptakan resep minuman citra rasa enak  dari buah yang harga murah di campur rasa buah yang pada saat bukan muslim nya harganya mahal namun di sukai oleh para pembelinya. 

Asalkan jenis buah buahan selalu tersedia dan lengkap para pelanggan jus buahnya selalu datang dan tidak pernah sepi.

"Dari dulu hingga sekarang usaha jualan jus buah kami ini memang layak untuk di geluti secara profesional selain menjaga kualitas buah yang segar dan higienis juga pelayanan yang ramah dan cepat akan membuat usaha jus buah pernah sepi pembeli,” katanya.

Ditambah lagi saat ini dengan bermunculannya aplikasi digital dalam hal pembayaran dan promosi, membuat usaha jus buah Sari Rasa milik  Hasan semakin mudah untuk dijalankan dalam meraup cuan demi membangun kesejahteraan keluarga nya.

Baca juga: Lestarikan Sedekah Bumi, Warga Bogempinggir Gelar Ritual Larung Sesaji

Ada satu prinsip yang selalu di ingat Hasan sebagai tip agar awet dan ulet sebagai pedagang atau pengusaha apapun.

Sebenarnya kalau jadi pengusaha atau pedagang  itu ada sembilan pintu rezeki yang terbuka, diantaranya hasil jual beli, melayani orang dengan baik dan ramah, mendapatkan tip dari pembeli atas layanan yang baik dan mengusahakan kebutuhan orang.

"Sementara kalau jadi karyawan hanya satu pintu rezeki yakni gaji dari sang majikan, di situlah saya mulai berpikir bahwa pengusaha atau pedagang itu berarti rezekinya lebih banyak" tutur Hasan yang mewanti wanti inspirasinya ini hanya untuk dirinya saja agar selalu tetap termotivasi untuk bersemangat dan buka hasil analisa keilmuan. Hdk

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru