Momen Pilkada 2024, Pelaku Usaha Konveksi di Lamongan Banjir Rejeki

surabayapagi.com
Aktivitas pengerjaan konveksi rumahan di Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, Lamongan, Jawa Timur. SP/ LMG

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Para pelaku usaha rumahan konveksi di Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan kebanjiran orderan rejeki di momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.

Sejumlah pelaku usaha konveksi mengaku mendapat lonjakan pesanan selama masa Pilkada Serentak seperti saat ini. Bahkan, kini pesanan konveksi mencapai hingga puluhan ribu kaos setiap bulannya 

Baca juga: Dinas LH Sebut PT Zam-Zam Deal Properti Belum Ajukan Perubahan Dokumen Lingkungan

"Selama masa pilkada seperti saat ini, pesanan alhamdulillah meningkat," kata salah seorang pelaku usaha konveksi yang ada di Desa Tritunggal, Kecamatan Babat, Nur Faizah, Jumat (18/10/2024).

Tentu saja tingginya pesanan kaos di masa Pilkada Serentak 2024 disambut positif para pelaku usaha konveksi yang ada di Lamongan. Pasalnya, para pelaku konveksi biasanya menerima orderan atau pesanan seragam dari lembaga pendidikan yang jumlahnya juga tidak seberapa.

Namun, di musim pilkada serentak 2024 kali ini pelaku konveksi panen cuan hingga naik 80 persen. Dalam satu bulan dia mampu memproduksi hingga 50 ribu potong kaos pilkada. Otomatis dengan naiknya orderan kaos ini, omzet yang didapat Faizah mengalami kenaikan setiap bulannya.

Baca juga: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Trate Takjil Market Volume 4 Libatkan 130 UMKM dan Resmikan Outlet Trate Rasa

"Alhamdulillah mengalami kenaikan pesanan hingga 80 persen," ujarnya.

Menurut Faizah, lonjakan pesanan ini sudah terasa sejak H - 90 sebelum masa kampanye dimulai. "Peningkatannya itu sekitar H - 90 sudah masuk. Jadi sebelum masa kampanye, sudah ada order yang masuk," ujarnya.

Baca juga: Dukung Akurasi Awal Bulan Hijriah, Lamongan Luncurkan Aplikasi Hisab Rukyat

Sementara itu pesanan kaos pilkada ini tidak hanya datang dari dalam kota saja, tapi juga luar kota hingga luar pulau yang ada di tanah air.

"Pesanan kaos untuk kebutuhan pilkada datang dari berbagai kota yang ada di tanah air. Seperti dari Lamongan sendiri, Ponorogo dan berbagai kota yang ada di Jatim atau bahkan ada yang dari Sulawesi, seperti dari Kota Makasar," ungkapnya. lm-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru