SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Model Citroën C3 Aircross yang dijual di regional wilayah Latin America dan Karibia meraih hasil yang mengecewakan. Pasalnya, Badan keselamatan independen New Car Assessment Programme (NCAP) merilis hasil uji tabrak dengan perolehan nol bintang.
Sekretaris Jenderal Latin NCAP, Alejandro Furas, secara tegas mendesak Stellantis, PSA, dan Citroën untuk meningkatkan standar keselamatan dasar pada model ini. “Latin NCAP mendesak Stellantis, PSA, dan Citroën untuk mengubah pendekatannya, meningkatkan peralatan keselamatan dasar di mobil, dan menyumbangkan mobil ke Latin NCAP untuk menunjukkan kinerja mereka kepada konsumen,” ujar Furas dalam siaran resmi Latin NCAP, Minggu (24/11/2024).
Baca juga: Motor Listrik Tanah Air 'ALVA' Kampanyekan 'Tenang Menuju Kemenangan' Jelang Ramadan
Diketahui pada model Low SUV (LSUV) yang dirakit di Brasil ini hanya dilengkapi dua airbag dan Electronic Stability Control (ESC) sebagai standar. Dalam pengujian, mobil ini meraih skor 33,01 persen untuk kategori Adult Occupant, 11,37 persen untuk Child Occupant, 49,57 persen pada Pedestrian Protection and Vulnerable Road Users, serta 34,88 persen pada kategori Safety Assist. Hasil tersebut menempatkan Citroën C3 Aircross di bawah ekspektasi pasar dalam hal keselamatan.
Sementara itu, untuk pengujian terhadap Citroën C3 Aircross meliputi benturan depan, benturan samping, whiplash, perlindungan pejalan kaki, dan ESC. Namun, uji benturan tiang samping tidak dilakukan karena pelindung samping yang dinilai kurang memadai pada baris depan dan belakang.
Baca juga: Hanya dalam 3 Hari, Honda Prelude Seharga Nyaris 1 Miliar Ludes Terjual
Benturan Samping: Terdapat gangguan relevan di dalam kompartemen penumpang, yang meningkatkan risiko cedera. Tes Whiplash: Menunjukkan perlindungan buruk terhadap leher penumpang dewasa.
Pada kategori Child Occupant, mobil ini gagal mendapatkan poin karena penandaan jangkar ISOFIX tidak memenuhi standar Latin NCAP. Sebagian besar Child Restraint System (CRS) yang diuji gagal dipasang dengan baik.
Baca juga: Xpeng Gandeng Voltron Resmikan Stasiun Pengisian Baterai Ultra Cepat Pertama di Tanah Air
Selain itu, fitur untuk menonaktifkan airbag kursi penumpang saat memasang CRS menghadap ke belakang juga tidak tersedia. Pengujian Pedestrian Protection and Vulnerable Road Users menunjukkan perlindungan yang terbatas pada area tertentu.
Latin NCAP menilai Citroën C3 Aircross perlu perbaikan besar untuk meningkatkan keamanan penggunanya. Dengan hasil pengujian yang ada, mobil ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi Stellantis untuk segera memperbaiki pendekatan terhadap pasar di kawasan ini. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu