SURABAYAPAGI.com, Malang - Keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut dipantau peternak ayam petelur di Malang, Jawa Timur yang dimana pihaknya berharap dapat dilibatkan dalam program tersebut.
Peternak ayam petelur berharap bisa dilibatkan dengan adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG). Begitu mendengar adanya program MBG disambut dengan gembira oleh para peternak ayam di wilayah Kabupaten Malang. Tentunya, mereka berharap bisa dilibatkan dengan adanya program ini.
Baca juga: Peternak di Probolinggo Terpaksa Rumahkan Pekerja Imbas Harga Telur Anjlok
"Harapannya dengan ada MBG ini, peternak ayam petelur bisa diserap produksinya," kata Sunardi, Rabu (15/01/2025).
Namun, hingga saat ini, belum ada pihak yang mengajak dirinya untuk menyuplai telur ayam di program MBG ini. Ketika ada yang menggandeng dirinya, Sunardi siap menambah populasi ayam petelurnya.
"Sekarang ada 10 ribu ekor ayam. Kalau kami dilibatkan otomatis ada keinginan menambah populasi ayam," tuturnya.
Baca juga: Harga Telur Anjlok hingga Rp 21 Ribu per Kg, Peternak di Blitar Mulai Resah Merugi
Lebih lanjut, Sunardi mengaku, dalam sehari ia mampu memanen telur ayam maksimal sebanyak 600 kilogram. Saat ini harga telur ayam per kilogramnya seharga Rp 22.500 .
Namun, harga ini turun jika dibandingkan sebelumnya yang menyentuh harga Rp 26 ribu per kilogram. "Naik waktu natal dan tahun baru kemarin. Sekarang sih sudah turun harganya," ujarnya.
Baca juga: Harga Terjun Bebas, Peternak Magetan Gelar Aksi Protes Bagi-bagi 3 Ton Telur Gratis ke Jalanan
Sementara itu, menurut data Dapodik Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, jumlah siswa mencapai 252 ribu. Dengan jumlah tersebut, kebutuhan harian pangan menjadi signifikan.
Sehingga, Pemerintah daerah setempat terus berupaya meningkatkan produksi lokal guna memastikan ketersediaan bahan baku dan keberlanjutan program MBG, yang diharapkan tidak hanya meningkatkan asupan gizi siswa, tetapi juga mendukung pertumbuhan sektor pertanian dan peternakan di Kabupaten Malang. ml-02/dsy
Editor : Desy Ayu