Mas Dhito Instruksikan Dinas Perkim Lanjutkan Pembangunan GDJ Tahun ini

Reporter : Duchan Prakasa

SURABAYAPAGI.COM, Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati (GDJ) yang semula akan dilanjutkan Kementerian Pekerjaan Umum, kini kembali dikerjakan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri.

Mas Dhito, -sapaan akrab Bupati Kediri- menyatakan Pemkab memutuskan mengambil kebijakan untuk meneruskan pembangunan Stadion GDJ menggunakan APBD Kabupaten Kediri.

Baca juga: Mendekati Hari Lebaran 2026, Pemkab Kediri Ajak Ratusan Anak Yatim Belanja Baju Baru

Hal ini setelah Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen-PU) mengalami pemangkasan anggaran yang cukup besar.

“Setelah berbagai pertimbangan, Stadion Gelora Daha Jayati akan dilanjutkan oleh Pemerintah Kabupaten Kediri,” kata Mas Dhito, Kamis (13/2/2025).

Oleh karena itu, Mas Dhito pun menginstruksikan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) untuk membuat perencanaan pembangunan Stadion GDJ.

Adapun pembangunan Stadion GDJ akan dilakukan secara bertahap.

Pihaknya menargetkan pembangunan stadion berkonsep Sport, Business, and Entertainment (SBE) di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, tersebut akan selesai pada tahun 2027-2028 mendatang.

“Target utama 2027, selambat-lambatnya (selesai) 2028,” tegas Bupati Kediri yang akan segera menjabat di periode kedua tersebut.

Baca juga: Mas Dhito Gagas Pendirian Kawasan Budidaya

Seiring dengan rencana kelanjutan pembangunan stadion ini, Mas Dhito meminta masyarakat untuk ikut mengawal sampai dipastikan rampung dan dapat difungsikan.

“Stadion ini jangan didoakan menjadi candi, tetapi didoakannya tetap menjadi stadion yang bisa menjadi sejarah olahraga di Kediri,” pungkasnya.

Plt Kepala Dinas Perkim Kabupaten Kediri, Irwan Chandra Wahyu Purnama, menambahkan rencana melanjutkan pembangunan stadion tersebut masih dimatangkan, termasuk menakar kekuatan APBD.

“Terutama terkait pembiayaan stadion, tetapi untuk detailnya akan dibahas lebih lanjut,” tambah Irwan.

Baca juga: Selama Ramadhan, Pemkab Larang ‘Sound Horeg’ saat Sahur Keliling

Sebagai informasi, pembangunan Stadion GDJ pada tahap pertama yang meliputi bangunan fisik stadion dan rumput lapangan menelan anggaran sekitar Rp149 miliar dari APBD.

Tahap berikutnya, pembangunan rencananya akan menyelesaikan sejumlah kekurangan pada tahap pertama, termasuk pemasangan lampu penerangan stadion, single seat, atap stadion, furniture interior dan akses penunjang di luar stadion. (*)

 

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru