SURABAYAPAGI.COM, Surabaya – Dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi warga Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan melakukan pemasangan portal di sejumlah perkampungan.
Rencana ini mendapat tanggapan Positif dari Wakil Ketua DPRD, Bahtiyar Rifai, ia mendukung langkah tersebut sebagai upaya menekan angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor), namun ia mengingatkan perlunya kajian matang sebelum program diterapkan di lapangan.
Baca juga: Ketua Komisi A Beri Cacatan Satu Tahun Kepemimpinan Eri-Armuji
“Pemasangan portal itu bagus, tapi harus ada yang menjaga. Jangan sampai nanti ketika ada kejadian kebakaran atau ambulans butuh akses cepat malah terhalang karena jalan tertutup,” ungkap Bahtiyar Rifai kepada media Rabu, (16/4).
Bahtiyar menilai, keberadaan portal hanya akan efektif jika dibarengi dengan sistem jaga malam atau ronda kampung. Menurutnya, warga juga harus dilibatkan aktif menjaga keamanan lingkungan mereka.
“Kalau portal jadi dipasang, maka ronda malam atau jaga kampung harus kembali digalakkan. Ini penting supaya akses bisa dikontrol dan tetap terbuka saat darurat,” jelasnya.
Bahtiyar juga berharap agar koordinasi pengaktifan kembali jaga malam bisa dikelola secara terpadu antara Pemkot, kelurahan, hingga RT/RW. “Arahan bisa langsung dari pemkot, tapi pelaksanaannya disesuaikan dengan masing-masing wilayah,” imbuhnya.
Baca juga: Peringati HARJASDA 167 Kelurahan Sepanjang Sabet Layanan Publik Terbaik
Ia mengingatkan bahwa menjaga keamanan lingkungan tidak bisa hanya dibebankan pada aparat penegak hukum atau pemerintah. Keterlibatan warga sangat penting dalam membentuk sistem keamanan mandiri yang lebih kuat.
“Pemerintah harus hadir, tapi keputusan memasang portal itu tidak boleh terburu-buru. Harus dilihat dulu kondisinya di lapangan agar tidak merepotkan warga sendiri,” tegasnya.
Pemerintah Kota Surabaya sebelumnya menyiapkan langkah konkret untuk meredam maraknya pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang belakangan kembali meresahkan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan, upaya pencegahan kejahatan jalanan tak bisa hanya dibebankan kepada aparat, tapi juga membutuhkan keterlibatan aktif warga.
Baca juga: Sengketa Kakek Wawan dan Pelindo, Ketua Komisi A Tegaskan Tidak Ada Kaitanya dengan Program MBG
Namun pengamanan saja tidak cukup. Meski CCTV telah dipasang di berbagai titik, Eri menilai pelaku curanmor kini semakin nekat. Karena itu, ia mendorong agar seluruh RW memasang portal dan mengaktifkan sistem keamanan lingkungan.
“Saya juga sudah menyampaikan kepada Pak Kapolres tentang hal ini, berarti semua kampung di portal saja. Ketika sudah dikasih portal, setiap RW bisa menganggarkan dana untuk petugas penjaga portal,” katanya. Alq
Editor : Moch Ilham