Permohonan Audiensi Tak Kunjung Direspon, LSM Pedal Siap Gelar Unjuk Rasa

surabayapagi.com
Ketua LSM Pedal, Heri Sem.

SURABAYA PAGI, Madiun – LSM Peduli Kebudayaan dan Lingkungan (Pedal) menyatakan siap menggelar unjuk rasa apabila DPRD Kota Madiun tak kunjung merespons permohonan audiensi terkait alih fungsi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo. Surat permohonan yang diajukan sejak 1 Juli 2025 itu hingga kini belum mendapat tanggapan.

“Kami cukup kecewa. Hal seperti ini kok bisa berlarut-larut. Masyarakat butuh jawaban, dan dewan semestinya hadir untuk menjawab,” tegas Ketua LSM Pedal, Heri Sem, Selasa (15/7/2025).

Baca juga: Dorong Pelaku UMKM Naik Kelas, Pemkot Madiun Fasilitasi Pelatihan Digital Lewat POS

Menurut Heri, pihaknya telah mengonfirmasi langsung ke DPRD. Ia memperoleh informasi bahwa surat tersebut sudah didisposisikan oleh Ketua DPRD ke Komisi III untuk ditindaklanjuti. Komisi III disebutkan tengah melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan hasilnya akan menjadi dasar pelaksanaan audiensi.

Namun, meski sidak telah dilakukan, LSM Pedal belum mendapat kepastian jadwal. Bahkan, rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) yang semula dijadwalkan sebelum audiensi, justru batal digelar.

Baca juga: Atasi Sampah Organik, Pemkot Madiun Kembangkan Budidaya Maggot

“RDP itu urusan internal mereka. Kami ini warga yang ingin menyampaikan aspirasi secara terbuka dan resmi. Jangan sampai proses ini jadi terkesan politis,” tambah Heri.

Ia menegaskan bahwa masyarakat berhak mendapat kejelasan soal pengerukan tanah di bantaran Kali Madiun dan perubahan fungsi TPA Winongo. Jika audiensi terus tertunda tanpa alasan jelas, pihaknya mempertimbangkan jalur aksi turun ke jalan.

Baca juga: Optimalkan KBM, Pemkot Madiun Usulkan Revitalisasi Bangunan SD Pakai APBN

“Kami memilih audiensi agar ada komunikasi dua arah. Tapi kalau tidak ada pilihan, kami siap menyampaikan pendapat melalui unjuk rasa,” tandasnya.

Dalam surat permohonan tertanggal 1 Juli 2025 yang telah dikirim ke DPRD, LSM Pedal menuntut kejelasan mengenai aktivitas di kawasan TPA Winongo serta pengelolaan lingkungan di sekitarnya. Hingga pertengahan Juli, belum ada balasan resmi dari DPRD Kota Madiun.man

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru