APBD Tak Cukup, Eri Ajak Warga Surabaya Gotong Royong

surabayapagi.com
Walikota Surabaya Eri Cahyadi. SP/ Achmad Adi

SURABAYAPAGI.com, Surabaya– Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa kesejahteraan suatu daerah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Ia menyebut bahwa keterlibatan aktif warga merupakan faktor penentu dalam mewujudkan kota yang makmur dan bahagia.

"Kalau daerah itu, Surabaya itu ingin sejahtera, ingin bahagia, maka yang menentukan kesejahteraan itu adalah warganya. Menentukan kebahagiaan itu adalah warganya," ujar Eri Cahyadi, Rabu (16/07/2025).

Baca juga: Khofifah, Minta Masyarakat tak Panik Virus "Superflu"

Menurut pria yang akrab disapa Cak Eri itu, Surabaya tidak akan bisa berkembang hanya dengan mengandalkan anggaran daerah. Ia menyadari bahwa kekuatan APBD memiliki batas, sehingga partisipasi publik menjadi kebutuhan yang mendesak.

"Surabaya itu bukan dibangun oleh Walikotanya. Kalau Walikota mengatakan nanti saya kasih semuanya, ga akan kuat APBD," ungkapnya dengan tegas.

Baca juga: Pemkot Surabaya Lakukan Skrining Kesehatan sebagai Langkah Antisipasi Super Flu

Eri menjelaskan bahwa pembangunan berbasis kolaborasi harus menjadi budaya baru di Kota Pahlawan. Mulai dari menyelesaikan masalah sosial hingga menciptakan lapangan kerja, semua itu memerlukan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat.

Ia mengajak berbagai lapisan warga, mulai dari tokoh masyarakat, komunitas, pelaku UMKM, hingga generasi muda, untuk turut ambil peran dalam menciptakan perubahan yang nyata di lingkungan masing-masing.

Baca juga: Rapat Pleno Pemprov Jatim, Khofifah Evaluasi Kinerja 2025 dan Siapkan Arah Pembangunan 2026

"Maka disitulah kami mengajak seluruh warga Surabaya untuk menjadi bagian dari pembangunan," ucapnya.

Dengan mengedepankan prinsip kolaborasi dan sinergi, Cak Eri optimistis bahwa tantangan seperti kemiskinan dan pengangguran di Surabaya dapat ditangani secara lebih cepat dan berkelanjutan. "Yang bisa menyelesaikan kemiskinan dan pengangguran ya kita semua," pungkasnya. ad

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru