Tanam 100 Bibit Mangrove di Trenggalek, PLN Dukung Target Net Zero Emission

Reporter : Arlana Chandra Wijaya

SurabayaPagi, Trenggalek – Sinergi bersama masyarakat Trenggalek menuju Net Zero Emission (NZE), PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur melaksanakan aksi peduli lingkungan melalui penanaman dan adopsi mangrove di kawasan Pancer Cengkrong, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek. 

Aksi ini diikuti oleh Srikandi PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ponorogo bersama Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Hutan Mangrove Cengkrong.

Baca juga: PLN Jatim Catat Kinerja Penjualan Listrik 2025 Tembus 46,3 TWh

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen PLN dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir sekaligus mendukung target NZE Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek.

Dalam kegiatan ini dilakukan adopsi dan penanaman simbolis 100 bibit mangrove di kawasan konservasi mangrove Pancer Pantai Cengkrong, yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek melalui Pokmaswas setempat. 

Dari 100 bibit mangrove yang ditanam, diperkirakan mampu menyerap karbon sebesar 121,7 kg CO₂ per tahun serta menghasilkan energi hijau hingga 171,6 kWh per tahun.

Srikandi PLN UP3 Ponorogo, Rusneri Sumbawati, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata kontribusi perempuan PLN dalam menjaga lingkungan.

“Kami bangga bisa ikut menanam harapan lewat mangrove. Selain menjaga ekosistem pesisir, langkah kecil ini menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung Trenggalek menuju Net Zero Karbon,” ungkap Rusneri.

Baca juga: Dorong Transisi Energi, PLN Operasikan SPKLU Dukung Program Becak Listrik

Merespon positif kegiatan yang diinisiasi oleh Srikandi PLN untuk lingkungan, General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir menegaskan bahwa keterlibatan PLN dalam program ini sejalan dengan semangat kolaborasi bersama pemerintah daerah dan komunitas lingkungan.

“Kami percaya, menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri. Dengan gotong royong, Trenggalek bisa menjadi contoh daerah yang peduli kelestarian alam sekaligus mendukung transisi energi bersih,” jelasnya.

Lebih lanjut ia memaparkan aksi Srikandi PLN ini sekaligus menjadi bukti bahwa pemberdayaan perempuan tidak hanya terbatas pada sektor energi dan pelayanan masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan demi masa depan yang lebih baik.

Baca juga: PLN Sukses Pasok Listrik Tanpa Kedip dalam Harlah Satu Abad NU di Malang

Tak hanya menanam mangrove, PLN bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) juga menyalurkan belasan santunan sembako bagi warga sekitar yang membutuhkan. 

Hal ini menjadi wujud kepedulian sosial PLN, bahwa menjaga kelestarian lingkungan juga harus selaras dengan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Aksi peduli lingkungan ini juga mendapat apresiasi dari Bupati Trenggalek berupa sertifikat penghargaan atas kontribusi nyata PLN dalam menjaga kelestarian alam melalui gerakan adopsi mangrove. Byb

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru