SURABAYAPAGI.com, Lamongan – Komitmen mendukung syiar Islam dan pembangunan fasilitas keagamaan terus ditunjukkan oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) Annadliyin MWC NU Sekaran Maduran (Sekar Madu) dan Laren Lamongan.
Melalui program kepedulian sosial, lembaga tersebut menyisihkan sebagian pendapatannya untuk membantu pembangunan Masjid KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) PCNU Lamongan.
Penyerahan sumbangan langsung dipimpin oleh ketua KBIHU Annadliyin, KH. Nurul Usman, didampingi KH. KH. Yusuf Hamid yang juga ketua MWC NU Maduran, dan H. Mufid selaku bendahara.
Rombongan KBIHU Annadliyin diterima langsung jajaran PCNU Lamongan yang diwakili Madekhan Ali Wakil Ketua, Muhajirin Wakil Bendahara dan Ali Nurdin Ketua LP Ma'arif.
Ketua KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren, KH. Nurul Usman menyampaikan bahwa menyisihkan sebagian pendapatan merupakan bentuk rasa syukur, sekaligus ikhtiar untuk memperoleh keberkahan dalam setiap aktivitas pelayanan kepada jamaah.
"Kami berharap kontribusi ini dapat membantu kelancaran pembangunan Masjid Gus Dur. Semoga menjadi amal jariyah bagi seluruh pengurus, pembimbing, dan jamaah KBIHU Annadliyin Sekar Madu Laren," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Ketua PCNU Lamongan Madekhan Ali dalam kesempatan itu, menyampaikan apresiasi atas kepedulian KBIHU Annadliyin Sekar Madu. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat dinilai menjadi energi positif dalam mewujudkan Masjid Gus Dur sebagai pusat peradaban umat yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Melalui gerakan berbagi ini, diharapkan semakin banyak lembaga, badan usaha, dan masyarakat yang turut berpartisipasi dalam menyukseskan pembangunan Masjid Gus Dur sebagai simbol kebersamaan dan pengabdian warga Nahdliyin di Lamongan.
KBIHU Annadliyin kata Madekhan menjadi satu-satunya KBIHU di Lamongan yang telah menyisihkan sebagian pendapatan untuk pembangunan Masjid Gus Dur.
"Di Lamongan KBIHU yang milik organisasi Nahdlatul Ulama ada empat, milik warga dan pengurus NU ada 13, semoga naik naik KBIHU Annadliyin ini bisa diikuti oleh KBIHU lainya untuk bergotong royong merampungkan pembangunan masjid Gus Dur," harapnya.
Sekedar diketahui Masjid Gus Dur ini memang tengah dibangun sebagai pusat kegiatan keagamaan, dan kemasyarakatan bagi warga Nahdlatul Ulama, dan sebagai bentuk layanan ibadah bagi masyarakat umum lebih-lebih bagi para pengguna jalan karena tempatnya di lokasi strategis jalan Nasional Plosowahyu Lamongan.
Pembangunan masih tegah berlangsung, hingga saat ini progresnya sudah mencapai 65 persen, dan ditargetkan akan selesai pada tahun 2027, dengan perkiraan menghabiskan anggaran sebesar Rp 17 Miliar.jir
Editor : Redaksi