Dukung Kelestarian Lingkungan, Daop Madiun Ganti Bantalan Kayu ke Sintetis

surabayapagi.com
Petugas KAI Daop 7 Madiun melakukan penggantian bantalan kayu dengan bantalan sintetis pada Jembatan 311 KM 125+400 – 125+500 jalur hilir petak jalan antara Stasiun Bagor–Saradan. SP/ MDN

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya turut menjaga kelestarian lingkungan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun, Jawa Timur secara bertahap mengganti bantalan kayu rel dengan bantalan sintetis, yang kini telah terpasang 542 batang dari total 1.707 batang bantalan sintetis yang diprogramkan pada 2025.

"Upaya ini merupakan langkah inovatif yang tidak hanya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dengan mengurangi penggunaan kayu," ujar Manager Humas Daop 7 Madiun Rokhmad Makin Zainul, Selasa (14/10/2025).

Baca juga: Dua Pemuda Heroik Penyelamat Perjalanan Kereta Api, KAI Daop 7 Madiun Beri Penghargaan

Penggantian bantalan kayu dengan bantalan sintetis baru-baru ini dilakukan oleh KAI Daop 7 Madiun pada Jembatan 311 KM 125+400 hingga 125+500 jalur hilir petak jalan antara Stasiun Bagor–Saradan.

Sementara, adanya penggunaan bantalan sintetis sebagai pengganti kayu tidak hanya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api, tetapi juga menambah kenyamanan penumpang karena kebisingan saat kereta api melintasi jembatan berkurang.

Baca juga: Dalam Waktu Singkat, Pelaku Pelemparan Batu KA Jayakarta Berhasil Dibekuk Petugas

"KAI terus berkomitmen untuk mendukung kelestarian lingkungan dengan berbagai cara, salah satunya melalui penggunaan bantalan sintetis," katanya.

Diketahui, bantalan sintetis merupakan teknologi yang pertama kali dikembangkan dan digunakan di perkeretaapian Jepang sejak 1980. Bantalan ini dipilih karena memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan dengan bantalan kayu.

Baca juga: Momen Libur Nataru, Jumlah Penumpang KAI Daop 7 Tertinggi Diantara Stasiun KA Lain

Kelebihannya antara lain memiliki kemampuan peredaman yang sama seperti bantalan kayu, tetapi tahan terhadap berbagai bahan kimia seperti oli dan solar. Selain itu perawatan mudah dan dengan biaya lebih rendah, memiliki usia pakai lebih dari 50 tahun, serta dapat didaur ulang.

Di wilayah KAI Daop 7 Madiun terdapat tiga jenis bantalan rel yang digunakan, yaitu kayu, besi, dan beton, yang masing-masing digunakan di jalur berbeda. Bantalan rel memiliki peran penting dalam menjamin keselamatan perjalanan kereta api, di antaranya menjaga agar lebar rel tetap stabil, meredam getaran dan suara, menjaga keseimbangan, serta mendistribusikan beban kereta ke tanah untuk mencegah kerusakan. md-02/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru