SURABAYAPAGI.com, Blitar - Masih dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun menggelar kegiatan edukatif eksklusif "KAI Rail Academy". Program yang menghadirkan pengalaman tak terlupakan bagi enam anak terpilih yang berhasil menjadi pemenang pada ajang Lomba Pantun Anak yang di selenggarakan sejak 17 hingga 22 Juli 2026 lalu.
Keenam pemenang itu berkesempatan menjadi bagian dari KAI Rail Academy 2026 pada Sabtu 25 Juli 2036 itu yakni,
1. Atom Unalome Permana (Blitar)
2. Barra Erhan Alfarezel (Tulungagung)
3. Smesta mahatvavirya Aditya (Tulungagung)
4. Ghazzal Azraqi Zhafran (Madiun)
5. Qinaya Nauvalin Nusayba ((Madiun)
6. Nawang dimah Roggo Jiwwo (Ngawi)
Selain membawa pulang merchandise eksklusif dari KAI, para juara cilik ini mendapatkan kesempatan langka untuk "merasakan" langsung pengalaman menjadi insan KAI dan menyelami berbagai profesi penting di lingkungan perkereta apian.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa kegiatan Lomba Pantun hingga KAI Rail Academy ini dirancang sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia, khususnya generasi muda, sekaligus wadah kreativitas untuk melestarikan budaya pantun dan menumbuhkan kecintaan terhadap moda transportasi kereta api sejak dini.
"Hari Anak Nasional adalah momentum penting bagi KAI untuk memberikan ruang ceria bagi anak-anak Indonesia. Melalui lomba pantun dan dilanjutkan dengan program Rail Academy ini, kami ingin mengasah kreativitas mereka sekaligus memberikan edukasi perkeretaapian secara menyenangkan," ujar Tohari.
Selama mengikuti KAI Rail Academy, para peserta diajak menjadi petugas sebagai Kondektur dan Petugas Stasiun dengan kenakan seragam khusus sekaligus mempraktikkan langsung berbagai peran operasional perkereta apian, seperti bertugas sebagai Kondektur dan Petugas Pengawas Peron (PAP).
Aktivitas edukatif itu dirasakan oleh para pemenang untuk menimba pengalaman sebagai Pelayanan Peron dengan berinteraksi langsung dengan pelanggan seperti, memberikan pengumuman jadwal keberangkatan melalui fasilitas announcer PAP.
Juga mengenal Berbagai Profesi petugas Kereta Api, langsung berinteraksi langsung dengan Masinis, Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), hingga Pramugara/Pramugari (Prama/Prami).
Untuk Praktik Pelayanan Stasiun: mempraktikkan tata cara proses pemeriksaan tiket (boarding), pelayanan di loket stasiun, hingga mengakses informasi di Customer Service.
Melalui kemeriahan Hari Anak Nasional 2026 ini, KAI Daop 7 Madiun berharap edukasi dan pengalaman langsung yang dirasakan oleh para peserta dapat melekat dalam ingatan mereka hingga dewasa.
"Kami berharap momen ini menjadi kenangan manis yang berkesan, sekaligus wujud nyata KAI dalam menghadirkan layanan kereta api yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak-anak Indonesia. Selamat Hari Anak Nasional ‘Sayangi Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan’," Pungkas Tohari. les
Editor : Redaksi