SURABAYAPAGI.com, Surabaya – Porsche akan segera membuka babak baru dalam sejarah SUV mewah mereka dengan meluncurkan Cayenne Electric, model listrik kedua dalam jajaran SUV Porsche. Peluncuran perdana Cayenne Electric akan dilakukan dalam dua tahap: pertama secara digital pada 19 November 2025, diikuti oleh debut publik di Dubai pada 22-23 November 2025 dalam ajang Icons of Porsche Festival.
Acara peluncuran digital akan disiarkan langsung melalui Porsche Newsroom, kanal YouTube resmi Porsche, dan akun LinkedIn perusahaan. Penggemar dan media di seluruh dunia bisa menyaksikan SUV listrik terbaru Porsche ini yang diharapkan menjadi tolok ukur baru di segmennya. Peluncuran ini menandai kelanjutan dari perjalanan panjang Porsche, yang dimulai lebih dari dua dekade lalu dengan lahirnya Cayenne generasi pertama, yang berhasil membawa filosofi mobil sport Porsche ke dunia SUV, menggabungkan performa tinggi dengan kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari.
Baca juga: Gegara Masalah Satelit, Ratusan Mobil Porsche di Rusia Mendadak Mati
Porsche menyatakan bahwa Cayenne Electric dikembangkan dengan menggunakan arsitektur kendaraan listrik terbaru dari pabrikan Jerman ini. Mobil ini dirancang untuk memberikan keseimbangan sempurna antara performa dan efisiensi, menawarkan dinamika berkendara khas Porsche, kenyamanan tinggi untuk perjalanan jauh, kemampuan offroad yang tangguh, serta efisiensi energi yang optimal berkat teknologi pengisian daya yang canggih. Menariknya, Cayenne Electric tidak akan menggantikan varian Cayenne yang sudah ada, tetapi akan melengkapi jajaran Cayenne yang kini mencakup model bermesin pembakaran internal dan plug-in hybrid.
Lebih dari sekadar peluncuran digital, Cayenne Electric juga akan tampil secara langsung pada festival Icons of Porsche di Dubai, sebuah acara bergengsi yang menarik ribuan penggemar Porsche dari seluruh dunia. Tahun ini, festival yang memasuki edisi kelima ini akan menjadi panggung utama bagi Cayenne Electric, yang diprediksi akan mencuri perhatian para pengunjung.
Baca juga: Porsche Akui Belajar dari Hyundai Ioniq 5 N untuk Kembangkan 718 EV
Salah satu inovasi paling menarik dari Cayenne Electric adalah penerapan teknologi wireless charging, yang menjadikannya sebagai mobil listrik pertama yang dilengkapi dengan sistem pengisian daya tanpa kabel. Mulai dijual pada 2026, teknologi pengisian nirkabel ini memungkinkan pemilik untuk mengisi daya kendaraan dengan cukup memarkirkan mobil di atas pelat induktif. Pelat tersebut akan mengalirkan arus listrik melalui kumparan untuk menghasilkan medan magnet yang terhubung dengan penerima di bawah mobil, tepat di antara roda depan.
Baca juga: Pertama Kali Usung Mesin Hybrid, Porsche 911 Turbo 2026 Makin Berani
Sistem pengisian daya wireless ini memiliki daya puncak hingga 11 kW, yang setara dengan pengisian daya rumah pada level 2. Porsche mengklaim efisiensi dari sistem ini mencapai 90 persen, dengan hanya sekitar 10 persen energi yang hilang dalam proses transfer daya. Selain itu, sistem ini dilengkapi dengan fitur keamanan canggih, yang akan otomatis menghentikan pengisian daya jika terdeteksi adanya objek asing di bawah kendaraan, seperti alat yang hilang atau bahkan hewan yang bersembunyi di bawah mobil.
Dengan segala fitur mutakhir ini, Cayenne Electric siap menjadi pilihan utama bagi mereka yang mencari SUV mewah dengan teknologi canggih, performa tinggi, dan efisiensi energi yang optimal.sby-01/raf
Editor : Redaksi