Gegara Masalah Satelit, Ratusan Mobil Porsche di Rusia Mendadak Mati

surabayapagi.com
Ilustrasi. Mobil Porsche di Rusia. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Akibat sistem keamanan satelit bawaan pabrik, Vehicle Tracking System (VTS), mengalami gangguan besar, menyebabkan sebanyak ratusan mobil Porsche di Rusia dilaporkan mendadak tidak bisa dioperasikan hingga kendaraan terkunci sepenuhnya, Kamis (04/12/2025).

Insiden ini terungkap setelah jaringan dealer terbesar di Rusia, Rolf Group, menerima banyak keluhan dari pemilik Porsche. Dimana, para pemilik mendapati mobil mereka tidak merespons saat hendak dinyalakan, dengan mesin yang tetap mati dan sistem pengaman aktif seolah-olah mobil berubah menjadi benda tidak bergerak. 

Baca juga: Jutaan Unit Ford F-150 Masuk Penyelidikan Federal, Gegara Masalah Transmisi

Rolf Group menjelaskan bahwa masalah ini tidak terbatas pada model tertentu. Namun juga terjadi pada semua model Porsche yang menggunakan VTS, baik yang bermesin bensin maupun varian lain. Ketika sistem kehilangan koneksi satelit, VTS otomatis mengaktifkan immobilizer sehingga mesin tidak dapat dihidupkan.

Baca juga: Masuki Era EV, Daihatsu Luncurkan Kendaraan Komersial Mini 'e-Hijet Cargo dan e-Atrai'

Ada juga omongan jika kemungkinan bahwa gangguan tersebut dilakukan secara sengaja, meskipun tidak ada bukti kuat yang mendukung dugaan tersebut. Hingga kini, pihak Porsche, baik dari cabang Rusia maupun kantor pusat, belum memberikan pernyataan resmi terkait masalah ini.

Sedangkan beberapa pemilik kendaraan mencoba mencari solusi sementara, seperti melepas baterai selama beberapa jam agar sistem melakukan reboot, atau bahkan memutus modul VTS secara manual. 

Baca juga: Tingkatkan Citra Gaya Modern, Honda Giorno+ 2026 Hadirkan Warna Baru

Upaya tersebut kadang berhasil membuat mobil hidup kembali, tetapi efeknya tidak bertahan lama. Begitu mesin dimatikan, immobilizer kembali aktif dan kendaraan kembali tidak dapat digunakan. Banyak pemilik akhirnya mempertimbangkan untuk melepas sistem VTS secara permanen melalui bengkel spesialis, meskipun langkah itu berisiko dan tidak direkomendasikan tanpa panduan resmi dari pabrikan. jk-05/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru