Adopsi Teknologi Plug-in Hybrid, Toyota Land Cruiser 300 Siap Mendarat di Pasar Eropa

surabayapagi.com
Model 2026 Toyota Land Cruiser 300 Hybrid. SP/ JKT

SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Salah satu kendaraan paling dicari di pasar global, yakni Toyota Land Cruiser 300 Series terus berevolusi hingga sukses memperkenalkan varian mesin V6 twin-turbo bensin, diesel, hingga varian hybrid enam silinder yang baru saja mendarat di Eropa, Toyota dikabarkan belum ingin berhenti berinovasi, Selasa (27/01/2026).

Menariknya, kini Toyota sedang menyiapkan kejutan besar berupa pilihan mesin keempat, yakni sistem Plug-in Hybrid (PHEV). Secara teknis, Toyota sudah memiliki semua perangkat yang dibutuhkan untuk mewujudkan hal tersebut. Spekulasi kuat mengarah pada penggunaan basis mesin V6 3,5 liter PHEV yang saat ini sudah tertanam di balik kap mesin Lexus TX550+. 

Baca juga: Siap Meluncur di Pasar Eropa, Yamaha Tricity 300 Kini Dilengkapi Sistem Keamanan 'Airbag'

Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 404 hp, sebuah angka yang sebenarnya sudah cukup untuk menggerakkan bobot bongsor Land Cruiser. Mengingat reputasi Land Cruiser yang dibangun di atas medan ekstrem, Toyota diprediksi tidak akan menggunakan transmisi e-CVT konvensional yang biasanya ditemukan pada mobil hybrid perkotaan. 

Baca juga: Per Februari 2026, Penjualan Mobil Listrik Global Alami Penurunan 11 Persen

Namun, muncul harapan besar agar Toyota memberikan sentuhan lebih pada varian ini, sehingga tenaganya bisa menembus angka 500 hp agar sesuai dengan statusnya sebagai kasta tertinggi di keluarga SUV Toyota yang lebih kokoh untuk memastikan performa di medan berat tetap maksimal, sekaligus menjaga daya tahan yang selama ini menjadi identitas utama nama besar Land Cruiser.

Baca juga: Eksklusif! Tesla Kenalkan Teknologi Pengereman Mulus di Model Y Terbaru

Dengan teknologi PHEV, Land Cruiser tidak hanya akan menjadi kendaraan yang lebih ramah lingkungan, tetapi juga berpotensi menjadi versi yang paling bertenaga yang pernah diproduksi oleh Toyota. Meski, belum ada lini masa spesifik mengenai kapan unit ini akan resmi diperkenalkan ke publik, kehadiran teknologi ini dipandang sebagai masa depan yang tak terelakkan. jk-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru