SURABAYAPAGI.COM, Sidoarjo - Ribuan masa Hafidz memadati Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) Ke 167.
Para Hafidz ini tergabung dalam Majlis Sema’an Al-Qur’an Forum Community Hufadz Sidoarjo (FOCHUSDA) sejak pagi hingga sore
menggelar acara Semaan Alquran di Pendopo Delta Wibawa, Jumat, (6/2).
Baca juga: Pemdes Klurak Gelar Pelantikan Jabatan Perangkat Desa Klurak
Penuh khidmat menyelimuti Pendopo kabupaten yang berada di jantung kota saat suara murrotal (lantunan ayat suci) bersahut-sahutan dari bibir para pejuang Al Quran. Agenda ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya spiritualitas tinggi untuk menjaga tradisi kearifan lokal di tengah modernitas zaman. Pelaksanaan tahun ini terasa berbeda karena melibatkan partisipasi masif dari berbagai elemen keagamaan di wilayah Sidoarjo.
Staf Ahli Bupati Sidoarjo, Muhammad Hudori, mengungkapkan bahwa kolaborasi tahun ini diperluas dengan merangkul Forum Comunity Huffadz (Penghafal Al Quran) Sidoarjo (Fochusda). Langkah ini diambil untuk memastikan sinergi antar para penjaga wahyu di tingkat akar rumput tetap terjaga kuat di bawah naungan pemerintah daerah.
"Kami memaksimalkan para huffadz ini bersatu untuk membangun Sidoarjo. Melalui doa dan lantunan ayat suci di pendopo ini, kami berharap daerah kita menjadi Baldatun Toyyibatun Warobbun Ghofur (negeri yang baik dan penuh ampunan)," tegas Muhammad Hudori di sela acara.
Data panitia mencatat, sedikitnya 750 penghafal Al Quran menerima penghargaan khusus dari Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka menjaga syiar Islam.
Tak hanya itu, sore hari menjelang puncak acara, sekitar 6.000 guru dari Persatuan Guru Taman Pendidikan Al Quran (PGTPQ), turut hadir memadati area pendopo untuk mencari keberkahan bersama.
Baca juga: Rehab Berat SDN Sepanjang 2 Taman Harus Berkualitas
Ketua Pelaksana Kegiatan dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Musthofi Al Mahali, menjelaskan, bahwa semaan ini merupakan agenda tahunan yang wajib dilestarikan.
"Ini budaya yang kami harap terus ada. Kami ingin Sidoarjo tetap damai dan aman melalui barokah (keberkahan) dari para ahli Quran ini," ujarnya optimis.
Secara regulasi, kegiatan ini sejalan dengan upaya penguatan nilai religius dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Sidoarjo, yang menekankan pada pembentukan karakter masyarakat yang agamis.
Baca juga: In Memoriam, Adzra Sybil Alvina Dikenal Praja yang Humble
Acara dipuncaki dengan kehadiran KH. Shofiq Sirodj yang memimpin doa penutup, serta memberikan ceramah spiritual untuk memotivasi para huffadh agar terus berkontribusi bagi kondusivitas wilayah.
Semaan Al-Quran setiap tahun diselenggarakan dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Sidoarjo yang diperingati setiap 31 Januari hingga usai agenda Harjasda Ke 167.
Semaan Al-Quran merupakan kegiatan yang positif untuk menanamkan ketaqwaan kepada Allah SWT. Selain itu, melalui Semaan Al-Quran dapat mendekatkan diri dengan sang khaliq.
"Ketaqwaan kepada Allah SWT harus senantiasa ditingkatkan. Dengan begitu akan terlahir pembangunan manusia yang beradab dan bermartabat sesuai dengan ajaran agama Islam dan berkah dari ibadah ini Sidoarjo kondusif, aman, damai makmur sejahtera katanya. (Hdk
Editor : Moch Ilham