Mulai Tata Ulang CFD Darmo, Pemkot Surabaya Larang PKL Berjualan di Jalur Utama

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Aktivitas pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan Darmo, Surabaya. SP/ SBY
Aktivitas pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan Darmo, Surabaya. SP/ SBY

i

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Sebagai upaya agar jalur utama CFD di Raya Darmo dapat dikhususkan untuk aktivitas olahraga dan pejalan kaki, sehingga terlihat lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat. Saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mulai menata ulang pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan Darmo dan melarang pedagang kaki lima (PKL) berjualan di jalur utama.

Pasalnya, tingginya jumlah pengunjung di CFD Darmo diiringi berbagai aktivitas lain yang menurutnya mulai mengganggu kenyamanan warga yang datang untuk berolahraga maupun berjalan santai. Meski demikian, para PKL tetap diperbolehkan berjualan, tetapi tidak di jalur utama CFD. Pemkot Surabaya telah menyiapkan area khusus di sirip jalan, atau sisi timur dan barat Jalan Darmo.

“Jadi sebenarnya ini kami evaluasi lagi Car Free Day di beberapa titik. Kan ada tujuh titik Car Free Day ya, nah yang di Darmo itu antusias masyarakat sangat tinggi. Jadi kami imbau dulu, sosialisasi, supaya Car Free Day itu jangan sampai ada PKL di ruang utama. Untuk PKL sendiri kita sudah tata di sirip-sirip, artinya ada di sisi barat dan sisi timurnya Car Free Day. Bukan di dalam jalur Car Free Day yang dimanfaatkan oleh warga untuk beraktivitas,” jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Kota Surabaya, M. Fikser, Senin (15/06/2026).

Selain aktivitas berjualan, DLH juga menyoroti keberadaan hewan peliharaan yang dibawa tanpa pengawasan, serta aktivitas penggalangan donasi yang menurutnya mengganggu pengguna CFD lainnya. Hal itu karena, CFD Darmo pada dasarnya harus menjadi ruang publik yang nyaman untuk berjalan kaki, bersepeda, dan berolahraga tanpa gangguan aktivitas lain.

Lebih lanjut, ia berharap, himbauan tersebut bisa diikuti dengan baik oleh masyarakat agar pelaksanaan CFD ke depan lebih tertata lagi. Sehingga, saat ini masih mengedepankan sosialisasi kepada masyarakat. Namun mulai ke depan, Satpol PP bersama DLH juga berencana akan melakukan penindakan jika masih ada yang melanggar.

“Kami dari DLH juga akan melakukan tindakan yustisi bersama dengan teman-teman Satpol PP untuk memberikan kenyamanan bagi warga yang memanfaatkan ruas jalan tersebut untuk beraktivitas olahraga dan berjalan kaki,” pungkasnya. sb-02/dsy

Berita Terbaru

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Semua Dikuasai PT JPC, Armaya Minta Pengelolaan Parkir Dievaluasi 

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

Senin, 15 Jun 2026 13:05 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Kasus sengketa lahan parkir PT Jatim Parkir Center (JPC) di Jalan dr. Soetomo membuka fakta lain terkait dominasi pengelolaan p…

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Saat Efisiensi Anggaran Jadi Sorotan, DPRD Jatim Malah Usul Tambah Reses 6 Kali

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:48 WIB

Surabaya, nawacita – Anggota DPRD Jawa Timur mengusulkan tambahan jumlah kegiatan reses dari 3 kali menjadi 6 kali setahun. Rencana tersebut tertuang dalam d…

Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Nomor 2 se Jawa Timur

Pertumbuhan Ekonomi Lamongan Nomor 2 se Jawa Timur

Senin, 15 Jun 2026 12:41 WIB

Senin, 15 Jun 2026 12:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Angka pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lamongan mengalami tren positif. Tren ini dibuktikan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi…

Bupati Sumenep: Pemkab Akan Terus Perhatikan Nasib Petani Tembakau Untuk Sukses dan Sejahtera

Bupati Sumenep: Pemkab Akan Terus Perhatikan Nasib Petani Tembakau Untuk Sukses dan Sejahtera

Senin, 15 Jun 2026 11:55 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:55 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah kabupaten Sumenep tetap akan memperhatikan nasib para petani tembakau yang selama ini menjadi tulang punggung…

Sebanyak 93 Desa Terancam Krisis Air Bersih, Bojonegoro Mulai Siapkan Langkah Mitigasi

Sebanyak 93 Desa Terancam Krisis Air Bersih, Bojonegoro Mulai Siapkan Langkah Mitigasi

Senin, 15 Jun 2026 11:36 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:36 WIB

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Berdasarkan hasil mitigasi yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, sebanyak 93 desa di 24…

Pendapatan Perajin Tahu dan Tempe Anjlok Diambang Kerugian, Imbas Harga Kedelai Tembus Rp11.200 per Kg

Pendapatan Perajin Tahu dan Tempe Anjlok Diambang Kerugian, Imbas Harga Kedelai Tembus Rp11.200 per Kg

Senin, 15 Jun 2026 11:25 WIB

Senin, 15 Jun 2026 11:25 WIB

SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Imbas kenaikan harga kedelai impor dari yang sebelumnya sekitar Rp 8.700 per kilogram dan kini harga kedelai telah menembus Rp…