SURABAYA PAGI, Jakarta- Bagi musisi, mendengarkan musik bukan sekadar menikmati lagu, tetapi juga memahami setiap detail di dalamnya, mulai dari karakter vokal hingga keseimbangan instrumen. Untuk menghadirkan pengalaman mendengarkan yang lebih jernih dan fokus tersebut, Samsung menghadirkan Galaxy Buds4 Series, perangkat true wireless audio (TWS) terbaru yang dirancang dengan Ultimate Hi-Fi Sound, Adaptive Active Noise Cancellation (ANC), serta Adaptive EQ agar kualitas audio tetap konsisten di berbagai situasi.
Pengalaman audio tersebut juga dirasakan langsung oleh musisi dan produser lagu Adikara. Ia menilai kemampuan Galaxy Buds4 Series dalam menyajikan detail suara yang jernih membantu dirinya menangkap karakter vokal dan keseimbangan instrumen dengan lebih mudah, baik saat mendengarkan referensi musik maupun mengevaluasi sebuah track. Hal ini membuat proses mendengarkan terasa lebih fokus sekaligus mendukung alur kreatif saat berkarya.
Baca juga: Galaxy S26 Series Tiba di Tangan Konsumen, Samsung Gelar Galaxy Unboxing Day!
“Dalam proses berkarya, saya sering mendengarkan berbagai referensi lagu untuk memahami karakter sound yang ingin saya bangun. Karena itu, kualitas audio yang detail sangat penting. Galaxy Buds4 Series membantu saya menangkap vokal dan instrumen dengan lebih jelas, sehingga saya bisa lebih fokus saat mendengarkan referensi maupun mengecek hasil rekaman sendiri. Desain Comfort Fit-nya juga terasa nyaman digunakan dalam waktu lama,” ujar Adikara.
Fitur Enhanced Adaptive ANC dan Adaptive EQ pastikan kualitas suara tetap jernih, jadikan Galaxy Buds4 Series teman setia sang musisi dalam mobilitas tinggi.
Bagi Adikara, pengalaman menggunakan Samsung Galaxy Buds4 Series tidak hanya terasa saat menikmati musik, tetapi juga ketika ia mengeksplorasi berbagai referensi lagu maupun meninjau kembali karya yang sedang ia kerjakan. Dari pengalamannya tersebut, ada beberapa fitur yang menurutnya paling membantu dalam mendukung proses kreatif bermusik.
Dalam proses kreatifnya, Adikara sering mendengarkan berbagai lagu referensi untuk memahami arah sound yang ingin ia bangun dalam sebuah karya. Ia tidak hanya sekadar menikmati musik, tetapi juga berusaha memahami bagaimana sebuah lagu berkembang, mulai dari aransemen hingga dinamika yang muncul di setiap bagian track.
Baca juga: Galaxy A07 5G Meluncur, Tawarkan Pengalaman Streaming dan Multitasking Lebih Mulus
Namun pengalaman tersebut tidak selalu mudah didapat jika perangkat audio yang digunakan belum mampu mereproduksi suara secara konsisten. Ketika karakter suara terdengar berbeda atau kurang utuh, musisi bisa kesulitan menangkap gambaran menyeluruh tentang bagaimana sebuah lagu seharusnya terasa.
“Saat mendengarkan referensi lagu, saya biasanya memperhatikan banyak detail kecil seperti karakter vokal, lapisan instrumen, sampai dinamika lagu di setiap bagian. Dengan Ultimate Hi-Fi Sound di Galaxy Buds4 Series, detail-detail tersebut terasa lebih jelas sehingga saya bisa menangkap nuansa lagu dengan lebih utuh. Hal ini sangat membantu ketika saya ingin memahami arah sound sebuah lagu atau mengevaluasi track yang sedang saya kerjakan,” ujar Adikara.
Tidak semua proses mengevaluasi musik dilakukan di ruang studio. Dalam kesehariannya, Adikara kerap mengecek referensi lagu atau meninjau kembali sebuah track di berbagai situasi, mulai dari saat bepergian hingga di area backstage sebelum tampil. Di lingkungan seperti ini, suara dari sekitar sering kali membuat proses listening menjadi kurang fokus.
Baca juga: Galaxy Z Fold7 dan Z Flip7 Hidupkan Pasar HP Lipat Lewat Inovasi AI dan Desain Revolusioner
Karena itu, kemampuan untuk meredam distraksi dari lingkungan sekitar menjadi penting agar musisi tetap bisa memahami nuansa lagu dengan lebih jelas. Tanpa kontrol terhadap kebisingan di sekitar, fokus saat mengevaluasi sebuah track bisa mudah terpecah.
“Saya sering mendengarkan referensi musik di berbagai situasi, termasuk saat di perjalanan atau sebelum tampil. Dengan Adaptive ANC di Galaxy Buds4 Series, suara dari sekitar bisa lebih teredam sehingga saya tetap bisa fokus mendengarkan musik. Ditambah Adaptive EQ yang menyesuaikan karakter suara secara otomatis, pengalaman mendengarkan tetap terasa konsisten meskipun digunakan di lingkungan yang berbeda,” ujar Adikara.Jk
Editor : Redaksi