Telepon Prabowo ke MbS

Hentikan Aksi Militer di Kawasan Timur Tengah

surabayapagi.com
Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto membahas eskalasi militer di Timur Tengah melalui sambungan telepon.

SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) dan Presiden Indonesia Prabowo Subianto membahas eskalasi militer di Timur Tengah melalui sambungan telepon.

Mohammed bin Salman menerima panggilan telepon dari Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (11/3), menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Arab Saudi di akun media resmi kementerian tersebut pada Rabu.

Baca juga: Desakan DK PBB tak Dihiraukan Iran

Selama percakapan tersebut, mereka disebutkan membahas perkembangan seputar eskalasi militer di kawasan tersebut dan implikasinya yang serius terhadap perdamaian regional dan global.

Presiden Indonesia dalam kesempatan itu menekankan perlunya untuk segera menghentikan aksi militer di kawasan tersebut, dan memperingatkan bahwa tindakan tersebut akan merusak keamanan dan stabilitas di kawasan, menurut keterangan .

Baca juga: Eks Kepala PCO di Tengah Menteri Bersama Prabowo

 Presiden Prabowo Subianto dalam percakapan telepon dengan Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Kerajaan Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS), membahas masalah konflik di Timur Tengah yang memanas menyusul perang Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

"Yang Mulia (Pangeran MBS) meninjau melalui telepon dengan Presiden Indonesia perkembangan eskalasi militer di kawasan dan dampaknya yang serius terhadap keamanan dan stabilitas regional dan internasional," tulis keterangan akun X Kementerian Luar Negeri Arab Saudi, seperti dilihat, Kamis (12/3/2026).

Baca juga: Sepakat Rampungkan Cepat Perang AS-Israel vs Iran

Dalam percakapan dengan Pangeran MBS, Prabowo menyerukan untuk penghentian tindakan militer di Timur Tengah. Prabowo mengingatkan efek yang bisa ditimbulkan jika kawasan tersebut terus bergejolak.

"Presiden Indonesia menekankan perlunya penghentian segera aksi militer di kawasan tersebut, dan memperingatkan bahwa tindakan tersebut akan merusak keamanan dan stabilitas kawasan," tulis Kementerian Luar Negeri Arab Saudi. n ant/kml/rmc

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Kamis, 05 Mar 2026 19:47 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Berita Terbaru