Jamin Keamanan dan Kenyamanan Penumpang, KAI Daop 7 Madiun Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2026

Reporter : Lestariyono Blitar
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari saat memberikan dan penyematan Pita petugas. SP/ Lestariono

SURABAYAPAGI.com, Madiun - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun adakan Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2026 di halaman Kantor Daop 7 Madiun pada Jumat (13/3/2026). Apel ini tandai dimulainya masa Posko Angkutan Lebaran KAI, guna memastikan pelayanan prima bagi masyarakat yang memilih moda transportasi kereta api untuk berlebaran pulang ke kampung halaman.

Dalam kebijakan pusat, KAI menetapkan masa Angkutan Lebaran 2026 selama 22 hari, yang dimulai dari tanggal 11 Maret hingga 1 April 2026. Adapun masa Posko Angkutan Lebaran dimulai dari 11-30 Maret 2026, yang akan difokuskan untuk mengawal puncak arus mudik dan balik guna menjamin keselamatan serta kelancaran operasional.

Baca juga: Puskeswan di Surabaya Kebanjiran Penitipan Anabul Jelang Mudik Lebaran 2026

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa seluruh jajaran KAI Daop 7 telah melakukan persiapan komprehensif yang mencakup kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM), sarana, hingga prasarana.

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan maksimal agar mudik tahun 2026 ini berjalan lancar. Fokus utama kami adalah keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu perjalanan, sehingga pelanggan dapat merasakan mudik yang tenang dan menyenangkan," ujar Tohari.

Guna menjamin keamanan, KAI Daop 7 siagakan total 355 personel keamanan yang merupakan gabungan dari internal KAI serta unsur eksternal TNI dan Polri. Di sisi operasional, seluruh petugas frontliner seperti Masinis, Kondektur, hingga Customer Service telah dipastikan dalam kondisi prima dan siap melayani dengan sepenuh hati.

Baca juga: Pemkab Ngawi Gencarkan Tera Ulang di SPBU, Demi Jmin dan Lindungi Hak Konsumen Jelang Mudik Lebaran

Sedang untuk  mengantisipasi gangguan cuaca maupun teknis, Daop 7 Madiun melakukan langkah-langkah ekstra, seperti Petugas Ekstra: siagakan 90 Petugas Penjaga Jalan Lintas (PJL) untk 30 Perlintasan Sebidang (JPL), 29 Petugas Pemeriksa Jalur (PPJ), dan 9 Petugas Daerah Pemantauan Khusus (Dapsus) tambahan.
Untuk material Siaga (AMUS): menempatkan Alat Material Untuk Siaga di 15 titik strategis yang tersebar di wilayah Daop 7 untuk mempercepat penanganan jika terjadi keadaan darurat pada jalur rel, untuk keandalan sarana, KAI bersama Kementerian Perhubungan telah melakukan Ramp Check. Daop 7 menyiagakan 15 lokomotif (seri CC 201, CC 203, CC 206) serta 136 kereta dalam kondisi siap operasi.

Sementara pada periode Angkutan Lebaran 2026 ini, Daop 7 Madiun menyediakan kapasitas tempat duduk yang mencukupi untuk KA Jarak Jauh maupun Lokal,untuk
total tempat duduk tersedia lebih dari 96.844 kursi selama periode angkutan.

Sedang prediksi puncak arus mudik diperkirakan akan mencapai puncaknya menjelang Hari Raya Idul Fitri, sementara arus balik diprediksi mulai meningkat signifikan pada H+2 Lebaran.

Baca juga: Musim Angkutan Lebaran 2026, Dinkes Kota Madiun Gelar Cek Kesehatan Sopir dan Kru Bus

"Kami tetap senantiasa menjaga kebersihan fasilitas di stasiun maupun di atas kereta demi kenyamanan pelanggan. Kolaborasi dengan stakeholder seperti Pemda, Basarnas, dan komunitas pecinta KA juga terus kami perkuat," Pungkas Tohari. les

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Senin, 09 Mar 2026 20:36 WIB
Berita Terbaru