SURABAYAPAGI.com, Madiun - Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) setempat berkomitmen terus berupaya untuk meningkatkan cakupan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), salah satunya dengan melakukan layanan jemput bola. Selain layanan jemput bola, upaya lain yang dilakukan adalah optimalisasi layanan luring di kantor setempat.
"Upaya ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak warga agar segera beralih ke identitas digital," ujar Kepala Dinas Dukcapil Kota Madiun Agus Triono di Madiun, Kamis (16/04/2026).
Baca juga: Heboh! LPG 3 Kg Langka, Pemkot Madiun Pastikan Distribusi Aman dan Sesuai HET
Lanjutnya, melalui layanan jemput bola, lanjutnya, petugas bekerja sama dengan ketua RT dan RW serta kelurahan untuk mengarahkan warga berkumpul di lokasi tertentu untuk melakukan proses aktivasi IKD. Sedangkan untuk proses aktivasi IKD tersebut akan tetap dibantu oleh petugas Dukcapil setempat, sehingga berlangsung lebih cepat dan efisien.
Baca juga: Dongkrak Pembayaran PBB, Pemkot Madiun Gulirkan Program Layanan Pajak Keliling
Lebih lanjut, pihaknya tak lupa turut mengimbau masyarakat yang belum melakukan aktivasi IKD untuk segera memanfaatkan layanan yang tersedia, baik secara langsung maupun melalui kegiatan jemput bola yang rutin dilaksanakan. Selain itu, masyarakat dihimbau turut waspada, karena dalam upaya percepatan aktivasi IKD tersebut, jugabisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.
Untuk itu, pihaknya juga meminta masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menawarkan aktivasi IKD melalui telepon, karena rawan penipuan dan penyalahgunaan data pribadi. "Semakin banyak masyarakat yang mengaktifkan IKD, maka pelayanan administrasi kependudukan akan semakin mudah, cepat, dan efisien," kata dia.
Baca juga: Wujudkan Kesiapan Sarana Prasarana, Dinas Pendidikan Madiun Laksanakan TKA 2026
Diketahui, untuk saat ini, capaian aktivasi IKD di Kota Madiun sebesar 36,18 persen dan merupakan yang tertinggi di Jawa Timur, serta urutan keenam secara nasional. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Bappeda Provinsi Jawa Timur, target aktivasi IKD Kota Madiun kembali ditingkatkan menjadi 39 persen. md-03/dsy
Editor : Redaksi