Resahkan Rusak Ekosistem, DLH Surabaya Tegaskan Populasi Ikan Sapu-sapu Masih Terkendali

surabayapagi.com
Ilustrasi. Penangkapan ikan sapu-sapu yang sempat meresahkan keseimbangan ekosistem. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menyikapi viralnya kemunculan banyak populasi ikan sapu-sapu di berbagai daerah, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat menegaskan jika keberadaan ikan sapu-sapu di sejumlah perairan kota masih dalam kondisi aman dan belum mengganggu keseimbangan ekosistem. 

Hingga saat ini, pihaknya juga belum menunjukkan tanda-tanda adanya lonjakan populasi seperti yang terjadi di Jakarta. Meski demikian, pihaknya terus memantau kondisi perairan melalui laporan masyarakat, komunitas pencinta sungai, hingga informasi yang beredar di media sosial.

Baca juga: Buka Hotline Aduan Masyarakat, ‘Lapor Cak Eri’ Terima 400 Aduan Warga per Hari

"Kalau sampai sekarang sih belum ada. Artinya kalau ada, biasanya kami tahu dari komunitas pecinta sungai atau laporan masyarakat," jelas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DLH Surabaya, Muhammad Fikser, Selasa (21/04/2026).

Baca juga: Gandeng Sekolah Swasta, Pemkot Surabaya Pastikan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Lebih lanjut, pasalnya jika ditemukan indikasi populasi ikan sapu-sapu meningkat dan berpotensi mengganggu ekosistem, DLH akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menentukan langkah penanganan. Dan berdasarkan pantauan, ikan sapu-sapu memang kerap ditemukan di sungai-sungai besar. Di Surabaya sendiri, ikan tersebut biasanya muncul di aliran Kali Brantas, Kali Surabaya, dan Kali Mas. Namun jumlahnya disebut tidak terlalu banyak.

Oleh karenanya, DLH Surabaya belum menyiapkan langkah pengendalian khusus. Sebab, keberadaan ikan sapu-sapu saat ini dinilai belum menimbulkan ancaman serius bagi ekosistem perairan kota. Namun, sejauh ini Surabaya belum pernah melakukan pengendalian khusus ikan sapu-sapu karena populasinya masih terjaga dan terkendali. 

Baca juga: TNBTS Temukan Dua cyang Teridentifikasi di Gunung Semeru

Meski demikian, pihaknya mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan ledakan populasi ikan sapu-sapu di wilayah tertentu. Laporan tersebut dibutuhkan agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat. sb-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru