SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti naiknya harga daging sapi di Pasar Besar Kota Malang, Jawa Timur, tembus Rp155 ribu per kilogram, mulai berdampak pada daya beli masyarakat. Sejumlah konsumen mengurangi jumlah pembelian, dari sebelumnya satu kilogram menjadi sekitar setengah kilogram.
Pasalnya, harga tersebut naik Rp10 ribu dari sebelumnya Rp145 ribu per kilogram dalam lima hari terakhir, yang turut dipengaruhi meningkatnya harga sapi hidup serta biaya operasional proses penyembelihan. Kondisi tersebut membuat konsumen melakukan penyesuaian, yang mana awalnya pembeli mampu membeli satu kilogram daging sapi, namun kini sebagian memilih mengurangi jumlah pembelian menjadi setengah kilogram.
“Harga naik sekitar Rp10 ribu. Kenaikan ini sudah terjadi beberapa hari terakhir karena harga sapi hidup dan biaya operasional juga meningkat,” ujar Tito, pedagang daging sapi di Pasar Besar Malang, Senin (03/08/2026).
Selain mengurangi volume pembelian, sebagian konsumen juga mulai beralih ke jenis daging lain yang harganya lebih terjangkau. Meski daya beli menurun, pasokan daging sapi ke Pasar Besar Malang masih berjalan normal. Pedagang belum melakukan pengurangan stok secara signifikan karena distribusi dari tempat penyembelihan masih tersedia.
“Untuk pasokan masih normal. Kalau nanti stok yang tidak terjual mulai menumpuk, baru akan dilakukan penyesuaian,” kata Tito.
Kenaikan harga daging sapi diharapkan tidak berlangsung lama. Pedagang berharap harga kembali stabil agar daya beli masyarakat terjaga dan aktivitas jual beli di Pasar Besar Malang tidak semakin terdampak. ml-03/dsy
Editor : Redaksi