Perketat Pengawasan Hantavirus, Dinkes: Belum Ditemukan Kasus Positif di Surabaya

surabayapagi.com
Kepala Dinkes Kota Surabaya dr. Billy Daniel Messakh. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Menindaklanjuti penyebaran potensi kasus hantavirus yang membuat resah masyarakat Indonesia, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap kasus tersebut. Meski demikian, hingga saat ini pihaknya menyebut belum ditemukan kasus positif hantavirus yang terkonfirmasi di Surabaya..

Perlu diketahui, jika penyakit hantavirus bukan merupakan penyakit baru karena virus tersebut sudah lama dikenal di dunia medis dengan penularan berasal dari tikus, namun kasusnya bersifat sporadik sehingga belum menimbulkan lonjakan kasus seperti penyakit menular lainnya.

Baca juga: Momentum HJKS Jadi Magnet Wisata, Ribuan Warga Antusias Serbu Festival Rujak Uleg 2026

“Hantavirus ini sebenarnya bukan penyakit baru. Sudah lama ada dan penularannya dari tikus. Sampai sekarang di Surabaya juga belum ada kasus yang terbukti positif,” jelas Kepala Dinkes Kota Surabaya dr. Billy Daniel Messakh, di Surabaya, Minggu (10/05/2026).

Baca juga: Peringati Hari Jadi ke-733, Bayar Parkir Pakai QRIS di Surabaya hanya Rp733

Sementara itu, terkait gejala hantavirus kerap menyerupai flu biasa atau common cold sehingga masyarakat diminta tetap waspada tanpa perlu merasa khawatir berlebihan. Menurutnya, langkah paling penting saat ini adalah memperkuat deteksi dini dan menjaga daya tahan tubuh.

Sebagai bentuk antisipasi, Dinkes Surabaya mendorong pemeriksaan suhu tubuh di pintu masuk transportasi publik, seperti bandara, pelabuhan, dan jalur transportasi darat kembali diaktifkan menggunakan alat pemindai suhu elektronik. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendeteksi lebih dini masyarakat yang mengalami kondisi kesehatan tidak normal. Selain itu, masyarakat juga diimbau kembali menerapkan kebiasaan hidup sehat, mulai dari menjaga pola makan, istirahat cukup, hingga menggunakan masker saat berada di ruang tertutup atau keramaian.

Baca juga: Lewat Pengembangan SITS, Pemkot Surabaya Komitmen Perkuat Transformasi Digital

Di sisi lain, hingga kini pemerintah daerah masih menunggu arahan teknis dari pemerintah pusat terkait mekanisme skrining hantavirus. “Kami masih menunggu guidance dari Kementerian Kesehatan terkait skrining. Namun, Pemkot Surabaya tetap aktif berkoordinasi dan menyiapkan langkah antisipasi,” katanya. sb-05/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru