SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Petugas yang tergabung dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya melaporkan kabar duka tercatat sebanyak 13 jemaah meninggal dunia, terdiri atas 12 jemaah wafat di Tanah Suci dan satu jemaah meninggal di embarkasi.
"PPIH Embarkasi Surabaya juga menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat 13 jamaah wafat, terdiri atas 12 jamaah wafat di Arab Saudi dan 1 jamaah wafat di embarkasi," kata Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam, Kamis (21/05/2026).
Baca juga: Eri Cahyadi Bakal Jalankan Ibadah Haji, Armuji Jadi Plh Wali Kota Surabaya
Sementara itu, jemaah yang meninggal di embarkasi diketahui atas nama Tini Atmin (56), jemaah Kloter 43 asal Kabupaten Gresik. Tini meninggal akibat sakit jantung saat menjalani perawatan di RSUD Haji Surabaya.
"Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya para jamaah haji. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," ujarnya.
Selain itu, hingga kini masih ada 10 jemaah yang mengalami penundaan keberangkatan di Asrama Haji Embarkasi Surabaya. Mereka terdiri atas empat jemaah sakit, dua pendamping, dan empat jemaah kategori lain-lain yang masih menjalani observasi kesehatan maupun penjadwalan keberangkatan lanjutan.
Baca juga: 26.931 CJH Embarkasi Surabaya Diterbangkan ke Tanah Suci, Capai 61 Persen
Berikut daftar jemaah Embarkasi Surabaya wafat di Arab Saudi: Kamariyah Dul Tayib (85), Kloter 8 Kabupaten Pasuruan, Abd Wachid (71), Kloter 7 Kabupaten Pasuruan, Fajar Puja Sasmita (53), Kloter 11 Kota Malang, Sibiatun Saji (72), Kloter 33 Kabupaten Lamongan, Mustika Rajim D (75), Kloter 47 Kabupaten Gresik, Suyono Reso (58), Kloter 62 Kabupaten Jombang, Dumaiyah Gopur (67), Kloter 6 Kabupaten Pasuruan, Asraf Sudam (65), Kloter 1 Kabupaten Probolinggo, Tarni Talikah Kastamun (66), Kloter 55 Kabupaten Sidoarjo, Samanu Linggan (85), Kloter 16 Kabupaten Malang, Ngatiyah Marijo (62), Kloter 91 Kabupaten Jember dan Mat Sahid (79), Kloter 30 Kabupaten Lamongan. sb-04/dsy
Editor : Redaksi