SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Menindaklanjuti aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Pulau Jawa yakni Gunung Semeru yang berlokasi di Kabupaten Lumajang kembali mengalami erupsi dengan ditandai dengan dua kali guguran lava pijar yang meluncur hingga sejauh 2 kilometer dari puncak kawah. Sehingga, saat ini, status Gunung Semeru masih berada pada Level III atau Siaga per Kamis (21/05/2026).
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Sofian dalam laporan tertulis mengungkap jika luncuran lava pijar terpantau mengarah ke kawasan Besuk Kobokan yang selama ini menjadi jalur aliran material vulkanik dari puncak Semeru.
Baca juga: Masuk Level Siaga,Gunung Semeru Erupsi 7 Kali Semburkan Abu Setinggi 1.200 Meter
"Gunung Semeru mengeluarkan guguran lava pijar dengan jarak luncur 2.000 meter mengarah ke Besuk Kobokan," ujarnya, Kamis (21/05/2026).
Baca juga: Dipastikan Aman, Pendakian Gunung Semeru Dibuka Kembali Mulai 24 April 2026
Diketahui, untuk jarak luncur lava pijar tersebut masih berada dalam batas aman dan belum mengancam kawasan permukiman warga. Sebab, permukiman terdekat berada sekitar 8 kilometer dari puncak kawah Gunung Semeru. Sehingga, masyarakat diminta tetap mematuhi rekomendasi yang telah ditetapkan oleh otoritas vulkanologi dan tidak melakukan aktivitas di kawasan rawan bencana.
Lebih lanjut, tak lupa, petugas juga mengingatkan warga untuk mewaspadai potensi awan panas guguran maupun banjir lahar yang dapat terjadi di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru.
Baca juga: Tinggi Letusan Capai 1.000 Meter, PVMBG Imbau Erupsi Gunung Semeru Masuk Status Siaga
"Kami mengimbau kepada warga agar tidak beraktivitas sejauh 8 kilometer dari puncak, serta mewaspadai potensi awan panas serta banjir lahar," ungkap Sofian. lj-02/dsy
Editor : Redaksi