Walikota Perintahkan ASN Kota Mojokerto Perkuat Sinergi dan Buang Ego Sektoral

Reporter : Dwi Agus Susanti
Walikota Mojokerto Ika Puspitasari saat memimpin rapat staf.

 

SURABAYA PAGI.COM, Mojolerto - Wali kota Mojokerto Ika Puspitasari 
mengimbau seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk  bersinergi dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab. 

Baca juga: TP PKK Kota Mojokerto Diajak Kembangkan Ekonomi Kreatif Lewat Membatik

Mengingat, kesuksesan dalam pembangunan suatu daerah tidak hanya ditentukan dari kinerja suatu organisasi perangkat daerah (OPD).

Selain itu, Ning Ita juga menekankan pentingnya bagi ASN untuk meninggalkan ego sektoral. Hal itu sesuai amanat Presiden RI kepada ASN sebagai motor penggerak penyelenggara pemerintahan ataupun pelayanan publik.

“Mari kita tinggalkan ego sektoral kita. Mari kita tinggalkan ego kedinasan kita. Kita semua satu, berada di bawah atap yg sama yaitu Pemkot Mojokerto. Kita ini satu, pelayan masyarakat,” tegas Ning Ita.

Berikutnya, sebagai PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian, wali kota juga menjelaskan sistematika penilaian kinerja ASN sepanjang tahun 2026 yang meliputi dua hal.

Baca juga: Mojo Indah jadi Ekosistem Inovasi, Kota Mojokerto Kini Miliki 276 Inovasi Daerah

Pertama, penilaian hasil kerja yang dinilai secara kuantitatif berdasarkan target-target angka capaian yang ada di dalam perjanjian kinerja yang ditandatangani oleh perangkat daerah dengan walikota.

“Kedua adalah penilaian terkait perilaku kerja, komponennya adalah core values BerAkHLAK, yang dilihat secara kualitatif. Maka saya berharap seluruh jajaran ASN di Pemkot Mojokerto pahami dan implementasikan tujuh indikator tersebut,” imbuhnya.

Terpisah, Muraji, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mojokerto menegaskan
komitmemnya dalam memberikan pelayanan terbaik terhadap urusan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia terhadap ASN. 

Baca juga: Jelang SPMB 2026, Pemkot Mojokerto Perkuat Pemahaman Teknis Sekolah

"Ini  dalam rangka penerapan core value ASN Ber-Akhlak," ujarnya.

penerapan core value ini, lanjut Muraji tidak hanya akan memperkuat integritas ASN, tetapi juga akan menciptakan kepercayaan publik yang lebih tinggi terhadap lembaga peradilan.

*Ketika kita bekerja dengan prinsip BerAKHLAK, masyarakat akan merasakan perbedaan dalam pelayanan yang kita berikan. Kepercayaan dan kepuasan masyarakat adalah tujuan utama dari seluruh upaya kita," pungkasnya. dwi

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru