Fenomena Olahraga Lari Kian Marak, RunXperience 2026 Targetkan Ribuan Peserta

surabayapagi.com

SurabayaPagi, Surabaya – Tren olahraga lari di Indonesia terus menunjukkan peningkatan dan berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. Sejumlah kegiatan lari pun mulai digelar di berbagai kota, termasuk ajang RunXperience 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Surabaya dan Jakarta.

Kegiatan tersebut akan digelar di Surabaya pada 19 Juli 2026 dan di Jakarta pada 4 Oktober 2026. Penyelenggara menargetkan sebanyak 5.000 peserta di Surabaya dan 10.000 peserta di Jakarta.

Di Surabaya, kegiatan akan dipusatkan di Balai Kota Surabaya dengan menghadirkan tiga kategori lomba, yakni 2,5 kilometer, 5 kilometer, dan 10 kilometer yang terbuka untuk masyarakat umum.

Managing Director Water Division, Wijoyo Setionegoro, mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana mendorong gaya hidup aktif sekaligus ruang interaksi bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan aktivitas yang mendorong gaya hidup aktif dan menjadi ruang kebersamaan bagi berbagai kalangan,” ujarnya.

Selain lomba lari, penyelenggara juga menyiapkan area hiburan dan kuliner yang dapat dinikmati masyarakat selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Pemerintah Kota Surabaya turut menyambut pelaksanaan kegiatan tersebut. Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, drg. Bi Sukma Kurniawati, menilai kegiatan olahraga seperti ini dapat mendukung citra kota sebagai destinasi sport tourism.

“Kami mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini. Pemerintah Kota Surabaya mendukung kegiatan positif yang dapat memperkuat posisi Surabaya sebagai kota atlet dan destinasi sport tourism,” ujarnya.

Sementara itu, pegiat olahraga Michelle Kasenda menilai ajang lari saat ini tidak hanya berfungsi sebagai kompetisi, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial.

“Event lari kini berkembang menjadi wadah untuk membangun koneksi sosial sekaligus menikmati pengalaman bersama,” katanya.

Dari sisi kesehatan, tenaga medis mengingatkan pentingnya persiapan fisik sebelum mengikuti kegiatan lari. dr. Febriyanti Chandra menekankan perlunya latihan bertahap, istirahat yang cukup, serta menjaga asupan cairan.

“Persiapan fisik, pola istirahat, dan hidrasi menjadi faktor penting agar olahraga dapat dilakukan secara aman,” jelasnya.

Untuk mendukung keamanan peserta, penyelenggara menyiapkan sejumlah fasilitas, seperti titik air minum, petugas keamanan, serta layanan medis dan ambulans di beberapa titik rute.

Perwakilan penyelenggara dari Event Organizer Dekai, Pranata Adiwijaya, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan nyaman.

“Pengamanan rute, ketersediaan air minum, serta dukungan medis menjadi bagian dari upaya kami menjaga keselamatan peserta selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.

Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah pihak pendukung dari berbagai sektor. Ke depan, ajang serupa diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi antara masyarakat, komunitas, serta pelaku usaha lokal dalam mendorong gaya hidup sehat.

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru