Konsep Edu Hub, Surabaya Timur Disiapkan Jadi Kawasan Terpadu Berbasis Pendidikan

surabayapagi.com

SurabayaPagi, Surabaya – Pengembangan kawasan terpadu berbasis pendidikan mulai dilakukan di wilayah Surabaya Timur seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap hunian dan aktivitas yang terintegrasi dalam satu kawasan.

Proyek tersebut dikembangkan oleh PT DMS Propertindo Tbk melalui kawasan bernama Urbanova yang mengusung konsep penggabungan fungsi hunian, pendidikan, bisnis, dan fasilitas publik dalam satu area.

Direktur Utama PT DMS Propertindo Tbk Mohammad Prapanca mengatakan, pengembangan kawasan tersebut diarahkan untuk menjawab perubahan kebutuhan masyarakat urban yang menginginkan efisiensi dan konektivitas dalam beraktivitas.

“Konsep ini mengintegrasikan berbagai fungsi dalam satu kawasan untuk mendukung aktivitas masyarakat secara lebih efektif,” ujarnya.

Ia menyebutkan, konsep kawasan berbasis pendidikan atau edu hub telah diterapkan di sejumlah kota dunia dan dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.

Di Surabaya Timur, lokasi pengembangan berada di kawasan yang dikelilingi sejumlah perguruan tinggi, di antaranya UPN Veteran Jawa Timur, UIN Sunan Ampel Surabaya, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Universitas Pelita Harapan, dan Universitas Surabaya.

Selain itu, kawasan tersebut juga berdekatan dengan Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) yang menjadi pusat aktivitas industri dengan jumlah tenaga kerja yang besar.

Kombinasi antara lingkungan pendidikan dan industri dinilai menjadi faktor pendukung potensi pasar bagi pengembangan kawasan terpadu di wilayah tersebut.

Pengamat properti menilai, tren pengembangan kawasan mixed-use berbasis pendidikan akan menjadi salah satu arah pembangunan kota di masa depan, seiring meningkatnya kebutuhan akan kawasan yang mengintegrasikan tempat tinggal, pendidikan, dan aktivitas ekonomi.

Dalam pengembangannya, kawasan ini direncanakan mencakup area residensial, pusat bisnis, fasilitas publik, ruang komunal, hingga fasilitas pendidikan.

Sebagai bagian dari pengembangan, PT DMS Propertindo Tbk juga menjalin kerja sama operasi dengan PT Art Design Indonesia. Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan di kawasan Gunung Anyar, Surabaya, pada 22 Mei 2026.

Pengembangan kawasan terpadu ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Surabaya Timur serta memperkuat peran kota sebagai pusat pendidikan dan aktivitas ekonomi di Jawa Timur.

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru