SURABAYAPAGI.COM : Pergerakan besar jemaah haji menuju Makkah mulai meningkat Minggu kemarin (24/5). Ini menjelang dimulainya puncak haji pada 25 Mei 2026. Menurut prakiraan cuaca, suhu di Makkah diperkirakan mencapai 47°C, suhu di Madinah diperkirakan mencapai 44°C, serta tingkat kelembapan dapat mencapai 40 persen.
Selain suhu panas, angin berdebu juga diperkirakan terjadi di beberapa area terbuka. Kondisi tersebut membuat pemerintah Saudi meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kesehatan akibat cuaca panas ekstrem.
Otoritas cuaca dan kesehatan Arab Saudi juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi tubuh selama perjalanan ibadah haji.
Tahun ini, sekitar 1,6 juta jemaah diperkirakan akan berkumpul di Makkah untuk melaksanakan ibadah haji.
Besarnya jumlah jemaah membuat pemerintah Saudi semakin fokus pada pengelolaan cuaca panas, keselamatan publik, serta kesiapan layanan medis selama berlangsungnya salah satu pertemuan keagamaan terbesar di dunia tersebut.
Suhu di Arab Saudi diperkirakan mencapai 47 derajat Celsius selama puncak ibadah haji di Makkah dan sekitarnya. Menghadapi kondisi tersebut, pemerintah Arab Saudi meningkatkan berbagai langkah perlindungan panas serta layanan kesehatan bagi jemaah menjelang puncak Haji 2026.
Dilaporkan oleh Saudi Press Agency (SPA), otoritas Saudi memperkuat kesiapan medis, mitigasi cuaca panas, serta layanan darurat guna menjaga keselamatan jutaan jemaah yang akan berkumpul di Tanah Suci tahun ini.
Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengimbau seluruh jemaah untuk rutin menggunakan payung saat beraktivitas di luar ruangan, terutama ketika berpindah antar lokasi ibadah di kawasan suci.
Penggunaan payung disebut menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah kelelahan akibat panas, sengatan matahari, dan dehidrasi yang berisiko terjadi selama cuaca ekstrem.
Para pejabat kesehatan menjelaskan bahwa payung bukan hanya memberikan naungan, tetapi juga membantu menurunkan suhu di sekitar tubuh jemaah hingga sekitar 10 derajat Celsius. Hal tersebut dinilai dapat mengurangi beban fisik selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
Peringatan cuaca panas ini dikeluarkan setelah Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi memperkirakan kondisi cuaca yang stabil namun sangat panas di sepanjang jalur Madinah, Makkah, dan tempat-tempat suci lainnya. n alz, Jk
Editor : Redaksi