Lewat Klinik Investasi, Pemkot Surabaya Permudah Pengurusan Perizinan Usaha

surabayapagi.com
Aktivitas pelayanan di Mal Pelayanan Publik Pemerintah Kota Surabaya bidang investasi. SP/ SBY

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna mempermudah masyarakat dan pelaku usaha dalam mengurus berbagai kebutuhan investasi dan perizinan usaha di Kota Surabaya, kali ini Pemerintah Kota (Pemkot) setempat melalui Klinik Investasi yang berada di bawah naungan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Surabaya terus memperkuat pelayanan perizinan terpadu satu atap.

Fasilitas ini memberikan layanan pendampingan dan konsultasi berbagai jenis perizinan usaha maupun investasi secara terintegrasi yang  berlokasi di Mal Pelayanan Publik Pemerintah Kota Surabaya, Jalan Tunjungan Nomor 1-3, Surabaya, meliputi pengurusan akun SLHS restoran, izin klinik, izin edar PIRT, izin pergudangan, aplikasi OSS, Nomor Induk Berusaha (NIB), hingga perizinan event organizer.

Baca juga: Sasar 100 Lebih Lapak Pedagang, DKPP Surabaya Temukan Kambing Flu dan Skabies

“Kira-kira untuk selesainya tergantung UPTD masing-masing. Kalau persyaratannya sudah lengkap dan sudah terpenuhi maka kira-kira antara tiga sampai tujuh hari kerja,” ujar Candra Febrina Anggraeni, Petugas Klinik Investasi, Senin (25/05/2026).

Baca juga: Pemkot Surabaya Terapkan Data Digital Terpadu, Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Menurutnya, Klinik Investasi tidak hanya melayani pengurusan perizinan, tetapi juga menjadi pusat pendampingan investasi bagi masyarakat maupun pelaku usaha yang ingin berinvestasi di Kota Surabaya. Dimana, pelayanan yang diberikan mencakup konsultasi usaha, pemetaan peluang investasi, bantuan pelaporan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), hingga pendampingan penyelesaian hambatan investasi yang dihadapi pelaku usaha.

Baca juga: Khusus ber-KTP Surabaya, Pemkot Hadirkan Program Sterilisasi Gratis 100 Kucing

Dengan adanya layanan terpadu tersebut, Pemerintah Kota Surabaya berharap iklim investasi di daerah semakin kondusif, cepat, transparan, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui kemudahan pelayanan publik bagi masyarakat dan pelaku usaha. Candra juga mengungkapkan, hingga akhir tahun 2025 Klinik Investasi telah melayani sebanyak 11.437 pengunjung dan turut mendukung realisasi investasi di Kota Surabaya yang mencapai Rp31,3 triliun. sb-04/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru