Pemkab Bojonegoro Gelar ‘Gerakan Suka Menanam’, Atasi Kekeringan dan Perluas RTH

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ruang Terbuka Hijau (RTH), Kabupaten Bojonegoro. SP/BJN
Ruang Terbuka Hijau (RTH), Kabupaten Bojonegoro. SP/BJN

i

SURABAYAPAGI.com, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar kegiatan Gerakan Suka Menanam di Lapangan Desa Pacing, Kecamatan Sukosewu, dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan, mengantisipasi risiko kekeringan, serta memperluas Ruang Terbuka Hijau (RTH).

Berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, jumlah desa yang mengalami kekeringan kini telah menurun dari 92 desa menjadi 72 desa. Namun, ketersediaan mata air di wilayah-wilayah terdampak masih menjadi perhatian utama.

"Dari 72 desa tersebut, rata-rata sumber mata airnya minim atau tidak ada. Sumber mata air ini bisa dikelola dengan baik dan bertahan kalau tanaman kita banyak. Maka menanam pohon ini menjadi sangat penting," ujar Nurul Azizah, Senin (03/08/2026).

Selain isu kekeringan, Wakil Bupati juga menyinggung target pemenuhan Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik sebesar 20% sesuai ketentuan Kementerian Lingkungan Hidup (Kemen-LH). Karena persentase tersebut belum sepenuhnya tercukupi, memperbanyak penanaman pohon menjadi langkah strategis untuk memperluas cakupan RTH di Kabupaten Bojonegoro.

Nurul Azizah berharap anak-anak tidak hanya belajar menanam, tetapi juga memiliki kesadaran jangka panjang agar tidak menebang pohon secara bebas saat beranjak dewasa. Pasalnya, penanaman pohon pada gerakan ini difokuskan pada jenis tanaman peneduh serta konservasi air dan tanah yang adaptif terhadap kondisi lingkungan setempat. Berikut adalah 4 jenis bibit pohon yang ditanam di Lapangan Desa Pacing:

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, instansi lingkungan hidup, pemerintahan desa, dan generasi muda ini, diharapkan Desa Pacing terhindar dari ancaman kekeringan maupun kebencanaan di masa depan, sekaligus mewujudkan kelestarian lingkungan Bojonegoro yang lebih hijau dan berkelanjutan. bj-01/dsy

Berita Terbaru

Teror Bondet Hantui Warga di Probolinggo, Tembok Rumah Sampai Jebol

Teror Bondet Hantui Warga di Probolinggo, Tembok Rumah Sampai Jebol

Senin, 03 Agu 2026 16:05 WIB

Senin, 03 Agu 2026 16:05 WIB

SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Baru-baru ini, sebuah rumah warga di Dusun Krajan, Desa Curahtulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur,…

Pasca Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2, Ketua Komisi D DPRD Jatim Desak Evaluasi Transportasi Laut

Pasca Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2, Ketua Komisi D DPRD Jatim Desak Evaluasi Transportasi Laut

Senin, 03 Agu 2026 16:00 WIB

Senin, 03 Agu 2026 16:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madura - Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, Abdul Halim, menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP)…

Tingginya Volume Kendaraan, Pemkab Fokus Perbaikan 20 Ruas Jalan di Lumajang

Tingginya Volume Kendaraan, Pemkab Fokus Perbaikan 20 Ruas Jalan di Lumajang

Senin, 03 Agu 2026 15:53 WIB

Senin, 03 Agu 2026 15:53 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Sebanyak puluhan ruas jalan di wilayah Kabupaten Lumajang di berbagai titik strategis wilayah mulai digencarkan perbaikan dan saat…

Semarakkan HUT RI Ke-81, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Ajak Semua Warga Kibarkan Merah Putih

Semarakkan HUT RI Ke-81, Ketua Komisi A DPRD Surabaya Ajak Semua Warga Kibarkan Merah Putih

Senin, 03 Agu 2026 15:49 WIB

Senin, 03 Agu 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Keprihatinan hingga hari ini masih banyak warga Kota Surabaya yang belum mengibarkan Bendera Merah Putih. Hal ini terungkap di…

Tidak Ada Angin dan Hujan, Rumah Lansia di Ponorogo Tiba-tiba Ambruk

Tidak Ada Angin dan Hujan, Rumah Lansia di Ponorogo Tiba-tiba Ambruk

Senin, 03 Agu 2026 15:23 WIB

Senin, 03 Agu 2026 15:23 WIB

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Baru-baru ini, rumah lansia di Desa Ngelewan, Kecamatan Sambit, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, tiba-tiba ambruk. Padahal,…

Harga Daging Sapi di Kota Malang Tembus Rp155 Ribu/Kg, Daya Beli Turut Berkurang

Harga Daging Sapi di Kota Malang Tembus Rp155 Ribu/Kg, Daya Beli Turut Berkurang

Senin, 03 Agu 2026 15:12 WIB

Senin, 03 Agu 2026 15:12 WIB

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti naiknya harga daging sapi di Pasar Besar Kota Malang, Jawa Timur, tembus Rp155 ribu per kilogram, mulai berdampak…