SURABAYAPAGI.com, Jember - Guna mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember turut berkomitmen dengan menyerahkan 23 unit truk dan 25 unit kendaraan bak terbuka atau pikap pada acara bertema "Bersama Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Membangun Ekonomi Desa yang Kuat, Mandiri, dan Sejahtera" di halaman Kantor Pemkab Jember.
"Dukungan armada tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat distribusi hasil produksi masyarakat, menjaga stabilitas harga komoditas pertanian, serta mendorong kemandirian ekonomi desa," kata Bupati Jember Muhammad Fawait, Selasa (09/06/2026).
Baca juga: Terganjal Lahan, 55 Titik Calon KDKMP di Ponorogo Hingga Kini Belum Terbangun
Lebih lanjut, dengan adanya bantuan operasional tersebut, Bupati berharap Koperasi Merah Putih mampu menjadi penggerak ekonomi desa dan instrumen pemerataan pembangunan yang bertujuan memperkuat ekonomi kerakyatan dan memperluas pemerataan pembangunan hingga tingkat desa. "Koperasi memiliki peran strategis dalam mengurangi kemiskinan dan ketimpangan pendapatan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis desa," tuturnya.
Baca juga: Pastikan Status Lahan, Pemkab Magetan Lakukan Validasi Titik-titik Lokasi KDKMP
Menurut Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu, koperasi itu tidak dibentuk untuk bersaing dengan pelaku usaha swasta maupun toko kelontong milik masyarakat. Sebaliknya, koperasi hadir untuk mengisi ruang-ruang ekonomi yang belum terlayani secara optimal sekaligus memperkuat rantai distribusi komoditas desa.
Baca juga: Viral Dianggap Angker! Warga Justru Senang Bangunan KDMP di Lamongan Dekat Makam
Melalui skema tersebut, koperasi diharapkan dapat membantu penyerapan hasil panen petani sehingga harga gabah tetap sesuai ketentuan pemerintah dan memberikan nilai ekonomi yang lebih baik bagi petani. Selain itu, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih juga diproyeksikan menjadi bagian dari rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Produk pertanian dan komoditas unggulan desa akan diserap melalui koperasi untuk memenuhi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa. jr-01/dsy
Editor : Redaksi