SurabayaPagi, Surabaya — Pemerintah Kota Surabaya mendorong penguatan kegiatan komunitas berbasis olahraga melalui penyelenggaraan Turnamen Domino Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang digelar di HI Tech Mall. Ajang ini diikuti lebih dari 500 peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Turnamen diselenggarakan oleh Persatuan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Surabaya dengan dukungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Surabaya dan Pemerintah Kota Surabaya.
Baca juga: Didukung Koni, Turnamen Domino Surabaya Perkuat Status Olahraga Resmi
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong aktivitas masyarakat yang bersifat kompetitif, sehat, dan terorganisir.
Pemerintah Kota Surabaya menilai kegiatan berbasis komunitas seperti turnamen domino tidak hanya berfungsi sebagai ajang rekreasi, tetapi juga memperkuat kohesi sosial serta membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis event dan olahraga masyarakat.
“Piala Wali Kota Surabaya merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan ruang kegiatan komunitas yang sehat dan positif, sekaligus mempertemukan warga dari berbagai daerah,” ujar Wali Kota Surabaya.
Kehadiran ratusan peserta dari luar daerah juga memberikan dampak ekonomi tidak langsung, terutama bagi sektor jasa seperti perhotelan, transportasi, dan pelaku usaha di sekitar lokasi kegiatan. Hal ini menegaskan peran event komunitas sebagai salah satu penggerak ekonomi lokal.
Dari sisi olahraga, turnamen ini menjadi bagian dari pengembangan domino sebagai cabang olahraga berbasis strategi dan keterampilan.
Baca juga: Surabaya Matangkan Persiapan Jadi Tuan Rumah Porprov Jatim 2027
Dukungan dari organisasi olahraga dan pemerintah daerah menunjukkan adanya upaya pembinaan menuju sistem kompetisi yang lebih terstruktur.
Ketua KONI Surabaya menilai kolaborasi antara pemerintah, organisasi olahraga, komunitas, dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam memperluas ekosistem olahraga baru yang berpotensi berkembang.
Menurutnya, domino memiliki peluang untuk dikembangkan tidak hanya sebagai aktivitas rekreasi, tetapi juga sebagai bagian dari industri olahraga yang mencakup penyelenggaraan kompetisi, pembinaan atlet, hingga potensi sponsorship.
Keterlibatan pihak swasta dalam turnamen ini juga mencerminkan model kemitraan publik-swasta dalam penyelenggaraan kegiatan masyarakat.
Dukungan tersebut dinilai berkontribusi pada peningkatan kualitas penyelenggaraan serta memperluas jangkauan partisipasi.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Surabaya berharap dapat terus memperkuat peran kota sebagai pusat kegiatan komunitas di tingkat regional, sekaligus mendorong pertumbuhan aktivitas sosial dan ekonomi yang inklusif berbasis partisipasi masyarakat.
Editor : Redaksi