SURABAYAPAGI.com, Malang - Guna meningkatkan layanan kesehatan khususnya kebutuhan di tengah padatnya dinamika kehidupan perkotaan, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, menyiapkan layanan psikologi klinis gratis di seluruh puskesmas di wilayah itu.
Oleh karena itu, saat ini Pemkot Malang berupaya melakukan percepatan supaya layanan itu bisa secepatnya dibuka di masing-masing puskesmas paling tidak tahun ini. "Setiap Puskesmas seharusnya ada psikolog klinis untuk itu, sampai hari ini sih belum ada dan itu menjadi kebutuhan hari ini di perkotaan," jelas Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin, Selasa (23/06/2026).
Baca juga: Lewat ‘Oasis Wangi’, Pemkab Banyuwangi Fasilitasi Konsultasi Layanan Kesehatan Daring 24 Jam
Diketahui, di wilayah Kota Malang memiliki total 16 puskesmas yang tersebar di lima wilayah kecamatan dan ditambah 33 puskesmas pembantu. Dan untuk saat ini, pembukaan layanan ini sekarang sedang dibahas, di mana skema awalnya melalui kolaborasi antara Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB).
Baca juga: Tekan Biaya Operasional Kenaikan BBM, Pemkot Malang Pertimbangkan Pakai EV untuk Kendaraan Dinas
Pola serupa digunakan karena dinilai begitu efektif dalam mengatasi berbagai persoalan, misalnya stunting dan pencegahan kematian ibu serta anak. Tak hanya itu, skema kolaborasi disebutnya mampu membuat intervensi dari pemerintah daerah lebih tepat sasaran lantaran pelaksanaannya menyesuaikan pada kebutuhan dan kondisi riil di lapangan.
"Memang yang selama ini dilakukan oleh Dinsos sudah menggandeng akademisi, kampus, untuk teman-teman dari Fakultas Psikologi untuk melakukan pendampingan itu. Karena kami melihat di beberapa daerah sudah ada dan persyaratannya itu harus ada sama seperti ketika menyediakan dokter anak, dokter kandungan, dan spesialis kandungan. Kalau terbentuk nanti untuk (pelayanan) kejiwaan nanti juga di situ (puskesmas)," ujarnya.
Baca juga: Prabowo, Janji Obat Murah
Lebih lanjut, Pemkot Malang berharap keberadaan psikologi klinis di setiap kecamatan mampu mempercepat penanganan persoalan penyakit kejiwaan. Berdasarkan data Dinkes Kota Malang, saat ini di wilayah setempat terdapat 3.700 orang tercatat melakukan pemeriksaan ke layanan kejiwaan dan dari jumlah itu terdapat 1.600 orang harus mendapatkan pelayanan lanjutan. ml-01/dsy
Editor : Redaksi