Warganet Kritik Mulai Gaya Komunikasi Hingga MBG

Prabowo, Terbuka Masukan Lewat TikTok

surabayapagi.com
Presiden Prabowo Subianto

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Presiden Prabowo Subianto menegaskan terbuka dengan masukan apa pun, termasuk dari anak-anak di desa. Bahkan, yang disampaikan lewat TikTok.

Dia menegaskan segera menindaklanjuti usulan yang sampai langsung ke dirinya, bahkan yang disampaikan lewat media sosial (medsos) TikTok.

Baca juga: Daya Saing Indonesia Turun, Prabowo Bentuk Satgas

Beberapa warganet yang dihubungi Senin ((29/6) menyebut keluhan rakyat umumnya terkait kenaikan harga bahan pokok dan tuntutan perbaikan daya beli masyarakat.

Bahkan ada yang kritik gaya komunikasi Presiden Prabowo Subianto. Sorotan warganet terhadap gaya bicaranya dianggap kurang pas. "Ini contoh Pak Presiden bicara sambil joget, " katanya sambil memperlihatkan layar HPnya.

Warganet yang dosen itu mempertontonkan viral video seorang anak yang mengkritik dan menasihati Presiden agar lebih bijak dalam bertutur kata.

Selain, berbagai kritik dan tuntutan transparansi terkait program prioritas, termasuk kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Saudara-saudara, jangankan usul dari profesor, usul dari anak di desa yang sampai langsung ke saya lewat TikTok atau lewat, saya segera tindak lanjut, saudara-saudara," katanya, dalam rangkaian acara penutupan KSTI digelar di JCC, Senayan, Jakarta, pada Minggu (28/6/2026) .Kegiatan itu diikuti sekitar 2.600 peserta yang terdiri atas para rektor dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

TikTok Jembatan Komunikasi

Presiden Prabowo menganggap media sosial seperti TikTok adalah jembatan komunikasi langsung dengan rakyat, sehingga usulan dari platform ini dipastikan masuk dalam radar evaluasi pemerintah.

Menurut Prabowo, keterbukaan terhadap kritik dan masukan merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk membangun tata kelola yang responsif dan berorientasi pada penyelesaian masalah.

Ketua Umum Partai Gerindra itu berkomitmen akan merampungkan segala hal yang menjadi perhatian bagi kalangan akademik.

"Kemudian ini banyak sekali, nanti kita akan selesaikan semua. Saya kira itu ya sementara," ujar Prabowo.

kembali hadir dalam penutupan acara Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2026 setelah membuka rangkaian acaranya beberapa hari lalu. Forum itu berisi para profesor atau guru besar, rektor, hingga dekan, serta menteri-menteri Kabinet Merah Putih dan pejabat negara lainnya.

forum merumuskan daftar usulan dan pertanyaan yang diserahkan langsung kepada Prabowo.

Sejumlah Usulan Guru Besar

Baca juga: Prabowo Ungkit Swasta ikut Nikmati Subsidi dari Negara

Daftar usulan dan pertanyaan itu termuat dalam beberapa lembar dokumen yang dipegang Prabowo saat menyampaikan pengarahan. Di hadapan forum, Prabowo sempat menyebutkan sejumlah usulan guru besar dan rektor dari berbagai kampus di Indonesia itu.

"Jadi saudara-saudara, saya sangat terima kasih, sepintas saya baca tadi, saya dengar banyak usul yang sangat baik, sangat masuk akal, dan akan segera kita tindak lanjuti," kata Prabowo seraya memegang kertas daftar usulan itu di tangannya.

Dari sederet usulan yang disampaikan kepadanya, Prabowo menyoroti usulan alokasi beasiswa doktor bagi dosen di perguruan tinggi negeri dan swasta. Dia menyambut baik usulan itu.

"Sebagai contoh, usul alokasi beasiswa doktor bagi dosen baik di perguruan tinggi negeri maupun swasta dan sebagainya, ini usul yang sangat baik, ini akan kita tindak lanjuti ya kan," katanya.

Selain itu, Prabowo juga menyoroti usulan agar tiap BUMN mengalokasikan hasil labanya untuk biaya riset perguruan tinggi.

"Tadi juga usul, biaya riset, diusulkan agar tiap BUMN mengalokasikan sebagian laba mereka untuk riset dan inovasi. Ini bagus usulnya. Masalahnya, BUMN-BUMN ini ada labanya nggak? Sekarang mulai ada. Terima kasih, Danantara," kata dia.

Usulan lainnya, kata Prabowo, terkait strategi pengolahan bahan baku menjadi barang jadi di dalam negeri. Dia menyambut usulan itu sangat baik dan menekankan perlunya proses bagi pemerintah dalam menerapkan itu.

Baca juga: NasDem, Masih Dukung Prabowo, 2029 Tunggu Paloh

"Saudara-saudara, jadi banyak sekali usul yang saya lihat sangat positif ya. Tadi dari Bengkulu juga strategi bagaimana dari pengolahan bahan baku menuju penciptaan produk akhir. Saya kira ini yang kita cita-citakan, tapi harus melalui proses itu dulu. Untuk proses pertama saja, proses kita ingin pengolahan di Indonesia, itu membutuhkan suatu usaha yang sangat besar. Tapi Insyaallah kita akan menuju ke situ ya," katanya.

Kritik yang Beredar

Prabowo menyambut usulan guru besar dan rektor mengenai pelibatan universitas di Indonesia dalam kerja sama pemerintah dengan negara lain.

"Kemudian usul-usul lain tentang kerja sama dengan institusi luar negeri, melibatkan kampus-kampus universitas di semua bidang dan di semua daerah, saya kira ini benar, nanti kita akan ke arah situ semua," kata Prabowo.

Prabowo mengapresiasi daftar usulan dan pertanyaan yang datang dari para guru besar dan rektor kepada dirinya dalam forum itu. Dia berjanji akan memperhatikan tiap poinnya.

"Jadi terima kasih saudara dengan tekun mengikuti sarasehan ini, dan saya terima daftar usulan dan daftar pertanyaan yang tadi disampaikan cukup banyak. Saya janji satu-satu akan saya perhatikan," kata Prabowo.

Kritik yang beredar di dunia maya sangat beragam, mulai dari isu ekonomi, korupsi, hingga sorotan terhadap gaya kepemimpinan elite. n erc, jk, dna

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru