SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pada setiap acara penting Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, melakukan penyerahan keris sebagai simbol penghormatan kepada tamu kehormatan sekaligus mempererat hubungan kelembagaan antara Pemerintah Kabupaten dengan tamu kehormatan.
Sumenep dan TNI.
Seperti halnya yang dilakukan Bupati Sumenep saat menerima kunjungan Danrem 84 Bhaskara Jaya Brigjen Kohir di Pendopo Agung Keraton Sumenep, dengan memberikan cendramata berupa keris pusaka khas Sumenep, Rabu (01/06/2026).
Baca juga: Minat Sekolah Lesu, Pemkab Sumenep Terapkan Pola Rekrutmen SR Jemput Bola
Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, pada acara yang juga dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumenep serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), berharap pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumenep dan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung percepatan pembangunan di berbagai sektor.
"Sinergi yang telah terjalin dapat terus diperkuat. Dengan kolaborasi antarlembaga akan menjadi modal penting untuk menjaga keamanan, memperkuat persatuan, dan mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat." ujarnya.
Diakui politisi PDI Perjuangan ini bahwa hubungan baik antara Pemkab Sumenep dan TNI selama ini menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas daerah. Karena itu, komunikasi dan koordinasi harus terus diperkuat agar berbagai program pembangunan berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Silaturahmi ini menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan TNI. Dengan komunikasi yang semakin kuat, kami optimistis pembangunan di Kabupaten Sumenep akan berjalan lebih baik dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat,” kata Bupati Fauzi.
Menurut Fauzi, pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh unsur, termasuk TNI dan Forkopimda. Kolaborasi yang terbangun dengan baik dinilai mampu menciptakan situasi yang aman, kondusif, sekaligus mempercepat pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah.
Baca juga: Dukung Swasembada Pangan, Pemkab Sumenep Gencarkan Modernisasi Alat-alat Pertanian
“Kami terus membangun koordinasi bersama Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi yang solid menjadi kunci dalam menjaga kondusivitas daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keamanan dan ketertiban merupakan fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan kondisi yang kondusif, masyarakat dapat menjalankan aktivitas secara nyaman, sementara iklim investasi dan pembangunan akan terus tumbuh secara berkelanjutan.
“Ketika daerah aman dan kondusif, masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang. Situasi seperti ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat investasi, dan mempercepat pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,”tambahnya.
Sementara itu, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir menegaskan TNI akan terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam menjaga stabilitas wilayah. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan Forkopimda menjadi kekuatan penting dalam menghadapi berbagai tantangan di daerah.
“TNI siap mendukung pemerintah daerah dalam menjaga keamanan wilayah serta mengawal berbagai program pembangunan. Sinergi yang telah terjalin dengan baik harus terus dipertahankan demi kepentingan masyarakat,” tegas Brigjen Kohir.
Ia juga mengapresiasi kekompakan Forkopimda Kabupaten Sumenep yang dinilai mampu menciptakan situasi daerah tetap aman dan harmonis. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan kerja sama yang erat merupakan modal utama untuk menjaga stabilitas sekaligus mendukung kemajuan Kabupaten Sumenep.
“Soliditas Forkopimda merupakan kekuatan besar dalam menjaga kondusivitas daerah. Dengan komunikasi yang baik dan kerja sama yang kuat, saya optimistis Kabupaten Sumenep akan semakin maju, aman, dan sejahtera,” pungkasnya. rah
Editor : Redaksi