Dukung Swasembada Pangan, Sumenep Tingkatkan Produksi Padi Lewat Metode PM-AAS

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Petugas dari Dinas Pertanian, Penyuluh dan kelompok tani foto bersama usai melakukan tanam padi metode PM-AAS di Sumenep. SP/ SMP
Petugas dari Dinas Pertanian, Penyuluh dan kelompok tani foto bersama usai melakukan tanam padi metode PM-AAS di Sumenep. SP/ SMP

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus berkomitmen meningkatkan produktivitas produksi padi di tengah kebutuhan pangan yang terus meningkat dengan menerapkan budidaya padi metode Pertanian Modern–Advance Agricultural System (PM-AAS) yang diperkenalkan Kementerian Pertanian RI.

"Melalui metode PM-AAS ini diharapkan produktivitas padi bisa meningkat hingga sekitar 10 ton per hektare. Karena itu, pendampingan kepada petani menjadi hal yang sangat penting agar penerapannya berjalan optimal," ujar Koordinator Tim Kerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Sumenep Dewo Ringgih, Kamis (16/07/2026).

Sementara itu, untuk penanaman di lahan seluas 0,5 hektare milik Kelompok Tani Mekarsari, Desa Nyapar, Kecamatan Dasuk itu, menggunakan varietas Inpari 49. Jenis ini dikenal memiliki masa panen relatif singkat, tahan rebah, tahan terhadap serangan wereng batang cokelat, serta menghasilkan beras dengan tekstur pulen. 

Program ini selanjutnya akan diperluas ke sejumlah wilayah lain di Kabupaten Sumenep hingga akhir 2026, ditambah dengan menggunakan metode PM-AAS mengedepankan tanam benih langsung (tabela) dengan jarak tanam rapat, didukung mekanisasi pertanian, efisiensi penggunaan air dan pupuk, pengendalian hama sesuai fase pertumbuhan tanaman, serta pengelolaan usaha tani dalam skala yang lebih luas.

Selain itu, mengaku metode tersebut lebih efisien dibanding pola tanam konvensional, baik dari sisi biaya maupun waktu pengerjaan di lapangan. Meski lebih efisiensi, metode PM-AAS juga memiliki tantangan. Sistem tanam yang membutuhkan air lebih sedikit berpotensi memicu pertumbuhan gulma, sementara penanaman yang tidak dilakukan serentak dapat meningkatkan risiko serangan hama dan penyakit tanaman.

Tak hanya itu, sejumlah langkah antisipasi telah disiapkan, mulai dari penggunaan herbisida, pestisida, insektisida hingga rodentisida yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. "Pengawalan dari PPL dan POPT menjadi kunci agar berbagai potensi gangguan bisa diantisipasi sejak dini sehingga target peningkatan produksi dapat tercapai," jelasnya. sm-01/dsy

Berita Terbaru

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Pengamat Politik Ungkap Peluang Demokrat Bangkit di Pemilu 2029: Harus Terbuka dan Bersih dari Kader Terjerat Hukum

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 09:53 WIB

SurabayaPagi, Jakarta - Kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) periode 2026-2031 hingga kini belum diumumkan. Pengamat Politik Accurate…

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

BULOG Perkuat Pengawasan SPHP, Bentuk Satgas Khusus dan Gandeng Satgas Pangan Polres

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

Sabtu, 31 Okt 2026 06:32 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Lamongan - Perum BULOG memperkuat pengawasan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui pembentukan Satuan Tugas…

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Wujudkan Akses Kepemilikan Rumah bagi Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Malang Gelar Pekan MLT 

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 22:35 WIB

  SURABAYA PAGI. com, Malang - BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Malang menggelar Pekan Manfaat Layanan Tambahan (MLT) Perumahan Tahun 2026 untuk pekerja di P…

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Dugaan Eksploitasi Anak Seret Nama Chester dan Suami, Polda Jatim Diminta Turun Tangan

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 21:37 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - Chester Jevelin Thaniago dan suaminya, Soecindro Halim terseret kasus dugaan eksploitasi anak. Salah satu pelapor dalam kasus arisan…

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Dukung Ekonomi Nasional Melalui Ekonomi Regional, Bank Jatim Perkuat Kolaborasi Antar BPD

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 16:25 WIB

SurabayaPagi, Surabaya - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) sebagai salah satu pelaku industri perbankan terus berusaha untuk memberikan…

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Selang 48 Jam, Sopir Pickup yang Tabrak Kakek 71 Tahun hingga Tewas, Berhasil Dibekuk

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

Jumat, 30 Okt 2026 15:49 WIB

SURABAYAPAGI.Com, Blitar- Setelah pihak Unit Laka Polres Blitar Kota lakukan penyelidikan kasus tabrak lari Selasa 27 Oktober 2026 malam, telah berhasil…