Perkuat Identitas Budaya Lokal, Pemkab Wajibkan ASN Kenakan Batik Khas Sidoarjo

surabayapagi.com
Seorang model menunjukkan gaun buatan pengrajin batik lokal khas Sidoarjo dalam Gebyar Batik Sidoarjo di Sidoarjo. SP/ SDA

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai bagian dari memperkuat identitas budaya lokal, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengenakan batik khas Sidoarjo dan udeng Pacul Gowang pada hari serta kegiatan kedinasan tertentu, yang telah diatur dalam Surat Edaran (SE) mengenai pakaian dinas ASN yang berlaku di lingkungan pemerintah daerah.

"Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala desa dan lurah, kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), kepala satuan pendidikan, serta direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di lingkungan Pemkab Sidoarjo," ujar Bupati Sidoarjo, Subandi, Senin (06/07/2026).

Baca juga: Bupati Sidoarjo Ajak Masyarakat Jadi Garda Terdepan Lawan Narkoba

Menurutnya, ASN diwajibkan mengenakan batik khas Sidoarjo setiap Kamis, sedangkan pada Jumat dan Hari Batik Nasional menggunakan batik, tenun, atau lurik, sementara perangkat daerah yang menerapkan enam hari kerja tetap memakai batik khas Sidoarjo hingga Sabtu. Selain itu, pegawai pria yang mengenakan pakaian dinas batik diwajibkan memakai ikat kepala udeng Pacul Gowang bermotif batik khas Sidoarjo saat apel pagi, penerimaan tamu, dan kegiatan kedinasan yang bersifat seremonial.

Baca juga: Gandeng Damri, Pemkab Madiun Fasilitasi Angkutan Operasional Bagi ASN

Melalui penerapan aturan itu, Pemkab Sidoarjo juga berkomitmen memberikan pendampingan, kemudahan perizinan, serta akses permodalan kepada perajin batik dan pelaku usaha kreatif agar mampu memperluas pasar produknya.

Baca juga: BPPD Sidoarjo Gelar Puncak Pengundian Hadiah DIJAPRI Tahun 2026 

"Utamakan produk UMKM Sidoarjo, dengan membeli produk UMKM lokal, kita sedang membantu memutar roda ekonomi ribuan keluarga pekerja di Sidoarjo dan menjaga kemandirian ekonomi Sidoarjo serta membuka akses pasar yang lebih luas di tingkat nasional maupun internasional," ujar Subandi. sd-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru