Bangun Birokrasi Berkelas, Kota Mojokerto Matangkan Implementasi Manajemen Talenta ASN

author Dwi Agus Susanti

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Wali Kota Mojokerto Ning Ita bersama Kepala BKN Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H, dan Deputi bidang pembinaan penyelenggaraan manajemen ASN Dr. Herman, M.Si. SP/ DWI
Wali Kota Mojokerto Ning Ita bersama Kepala BKN Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H, dan Deputi bidang pembinaan penyelenggaraan manajemen ASN Dr. Herman, M.Si. SP/ DWI

i

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mematangkan implementasi manajemen talenta sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN). Kesiapan tersebut dipaparkan dalam kegiatan ekspos implementasi manajemen talenta di hadapan tim Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI di Kantor BKN, Jakarta Timur, Selasa (21/7).

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari didampingi Tim Komite Talenta ASN dan Tim Sekretariat Komite Talenta ASN memaparkan tahapan implementasi manajemen talenta sekaligus melakukan simulasi sistem rekomendasi pengisian jabatan secara digital. Simulasi ini menguji kemampuan sistem dalam merekomendasikan kandidat terbaik berdasarkan kompetensi, potensi, kinerja, dan rekam jejak ASN saat terjadi kekosongan jabatan.

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita menegaskan bahwa manajemen talenta merupakan langkah strategis untuk membangun birokrasi yang profesional sekaligus menyiapkan regenerasi kepemimpinan di lingkungan Pemerintah Kota Mojokerto.

"Pelayanan publik yang berkualitas hanya dapat diwujudkan apabila didukung oleh ASN yang kompeten, profesional, dan ditempatkan sesuai kapasitasnya. Karena itu, kami menyiapkan sistem yang mampu mengidentifikasi sekaligus mengembangkan talenta-talenta terbaik yang dimiliki Kota Mojokerto," terangnya.

Menurut Ning Ita, pengembangan ASN tidak lagi hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan jabatan, tetapi harus dilakukan secara terencana melalui sistem yang mampu memetakan potensi setiap pegawai.

"Manajemen talenta bukan sekadar proses administrasi kepegawaian. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan pemimpin masa depan yang memiliki kompetensi, integritas, dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah," imbuhnya.

Ia menambahkan, implementasi manajemen talenta juga akan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap ASN untuk berkembang sesuai kompetensi dan prestasinya. "Sistem ini akan menciptakan pola pengembangan karier yang lebih objektif, transparan, dan akuntabel. Jabatan nantinya diisi oleh ASN yang memang memiliki kompetensi terbaik, bukan semata-mata berdasarkan senioritas," tegasnya.

Dalam paparannya, Pemkot Mojokerto juga menyampaikan masih terdapat 21 jabatan yang kosong, terdiri atas tiga Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, tujuh jabatan administrator, dan sebelas jabatan pengawas.

"Melalui simulasi hari ini, kami ingin memastikan sistem yang dibangun benar-benar mampu memberikan rekomendasi kandidat secara otomatis ketika terdapat jabatan yang lowong. Dengan begitu, proses pengisian jabatan menjadi lebih cepat, terukur, dan berbasis data," jelas Ning Ita.

Saat ini Pemerintah Kota Mojokerto memiliki 3.663 ASN yang didominasi aparatur usia produktif. Kondisi tersebut menjadi modal penting dalam menyiapkan kader pemimpin melalui implementasi manajemen talenta. Melalui ekspos dan simulasi ini, Pemkot Mojokerto berharap sistem yang dibangun dapat berjalan optimal sesuai ketentuan BKN sebagai fondasi birokrasi yang adaptif, profesional, dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas. dwi

Berita Terbaru

Pedagang Pasar Surati Plt Walikota, Minta Pemkot Tidak Bertindak Diluar Putusan PTUN 

Pedagang Pasar Surati Plt Walikota, Minta Pemkot Tidak Bertindak Diluar Putusan PTUN 

Selasa, 01 Sep 2026 20:13 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 20:13 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun - Paguyuban Pedagang Pasar se-kota Madiun meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun untuk tidak bertindak diluar objek dan subjek…

OKK PWI Magetan Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Etika di Era Digital

OKK PWI Magetan Tekankan Pentingnya Kompetensi dan Etika di Era Digital

Selasa, 01 Sep 2026 20:10 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 20:10 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Magetan – Derasnya arus informasi di era digital membuat profesi wartawan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Di tengah kondisi ter…

Perkuat Kerja Sama Teritorial, Kodim 0816/Sidoarjo Kumpulkan Awak Media

Perkuat Kerja Sama Teritorial, Kodim 0816/Sidoarjo Kumpulkan Awak Media

Selasa, 01 Sep 2026 19:14 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 19:14 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo — Komando Distrik Militer (Kodim) 0816/Sidoarjo menggelar kegiatan silaturahmi yang mempertemukan jajaran pimpinan militer tingkat t…

Hindari Denda, BPKPD Ingatkan WP Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Hindari Denda, BPKPD Ingatkan WP Bayar PBB Sebelum Jatuh Tempo

Selasa, 01 Sep 2026 16:54 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 16:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Mojokerto mengingatkan jatuh tempo pembayaran Pajak Bumi dan…

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Pemkab Mojokerto Gelontor Bantuan Pertanian dan Peternakan Komunal Senilai Rp3 Miliar

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:43 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menyerahkan alokasi bantuan dengan nilai total sebesar Rp.3,2 miliar lebih untuk…

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Atasi Dampak Kemarau Panjang, Polres Blitar Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Warga Terdampak

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

Selasa, 01 Sep 2026 15:40 WIB

SURABAYAPAGI.com, Blitar - Memasuki musim kemarau panjang, Polres Blitar Polda Jatim tunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan.…