Tetap Hidup Bersama Panasnya Surabaya, Kisah Teknisi AC Berjuang di Tengah Kondisi Ekonomi Sekarang

surabayapagi.com
Pak habib ketika sedang bekerja. SP/athayamoch

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Cuaca panas yang terjadi surabaya yang menyebabkan banyak masyarakat yang gerah dan merasa kepanasan. Dalam kasus ini alat pendingin ruangan atau yang banyak kita kenal dengan AC menjadi primadona masyarakat surabaya untuk membantu mereka dari kondisi panas kota surabaya. Namun di balik itu AC adalah alat elektronik yang butub perawatan dan perbaikan maka dari itu banyak usaha perbaikan AC di surabaya dan menjadi ladang rezeki bagi sebagian orang yang menggelutinya.

Salah satunya adalah usaha perseorangan yang di jalankan oleh Habib atau sering di panggil oleh customer Mas Habib. Usaha yang sudah berjalan 12 tahun ini sampai sekarang tetap eksis di tengah perkembangan ekonomi dan zaman. Beliau memulai usaha ini pada tahun 2013 dengan mendirikan usaha perseorangan bernama Habib Cahaya AC, berawal dari tetangga yang minta tolong untuk di perbaiki ACnya dan ternyata cocok akhirnya memyebar dari mulut ke mulut hingga bisa di ketahui hampir 1 surabaya dan mojokerto ini. Usaha yang tak mudah dan kegigihan serta pantang menyerah yang di lakukan oleh Mas habib membuahkan hasil yang hingga sekarang pekerjaan ini menjadi tulang kehidupan dan sumber rejeki.

Baca juga: Panas di New York, Dikisaran 40 hingga 46 C

Dalam usaha tersebut juga mengalami naik turun yang terjal dengan pendapatan perhari yang tidak menentu namun Mas Habib selalu bersyukur dan bahagia atas kerjaanya

Baca juga: Gelombang Panas di Prancis, Tewaskan 1.000 Warga

Mas Habib juga berkata di tengah kondisi sekarang dan banyaknya pesaing tak membuat dirinya mundur namun menjadi kekuatan karena menurutnya Mas Habib kuncinya ada jujur dan teliti karena banyak nya pengusaha yang tak jujur dan sembrono menyebabkan kepercayaan pelanggan hilang.

“Benar mas saingan menurut saya tidak terlalu penting karena sebagai manapun rejeki sudah di atur yang penting dalam usaha ini kita harus jujur dan teliti karenanya itulah kunci banyaknya pelanggan saya sampai sekarang karena kepercayaan dan kepuasan yang mereka dapat adalah hasil terbaik buat saya” ujarnya.

Baca juga: BMKG, Ingatkan Bediding Saat ini Hingga September

Dengan banyaknya penggunaan AC di Surabaya dan panasnya cuaca Surabaya menjadi ladang rejeki seorang teknisi AC yang berjuang dari bawah hingga memiliki banyak pelanggan seperti sekarang. athayamoch

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru