SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong pembinaan olahraga secara berkelanjutan melalui penyelenggaraan kompetisi yang berjenjang. Pembinaan sejak usia sekolah dinilai menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di berbagai kejuaraan.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Sumenep, H. Achmad Fauzi Wongsojudo, melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM), Dedi Falahuddin, pada Pembukaan Bupati Sumenep Cup V Kejuaraan Pencak Silat 2026.
“pencak silat bukan sekadar cabang olahraga bela diri, tetapi juga warisan budaya yang sarat dengan nilai-nilai kehidupan. Di dalamnya tertanam nilai-nilai disiplin, keberanian, kejujuran, tanggung jawab, serta penghormatan kepada sesama. Nilai-nilai inilah yang harus terus diwariskan kepada generasi muda Kabupaten Sumenep,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan Bupati Sumenep Cup V merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem olahraga prestasi sekaligus membuka ruang kompetisi yang sehat bagi para pelajar.
Dikatakan, kejuaraan ini kami harapkan menjadi tempat lahirnya bibit-bibit atlet terbaik yang kelak mampu mengharumkan nama Kabupaten Sumenep pada ajang POPDA, Porprov, bahkan kompetisi nasional. Pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan terhadap proses pembinaan olahraga yang berkelanjutan,” katanya.
Baca juga: Hindari Kebocoran PAD, DPRD Sumenep, Minta Pemkab Perkuat Pengawasan Pengelolaan Keuangan Daerah
“Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, IPSI Kabupaten Sumenep, KONI Kabupaten Sumenep, sponsor, pelatih, wasit, juri, serta semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kejuaraan.”tandas Dedi.
Di hadapan ratusan peserta, ia mengingatkan bahwa tujuan utama sebuah pertandingan bukan semata-mata meraih kemenangan, melainkan membangun karakter, menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan semangat persaudaraan.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati keputusan wasit dan juri, serta menjadikan setiap pertandingan sebagai proses pembelajaran untuk menjadi pesilat yang tangguh dan berkarakter,” ungkapnya.
Baca juga: Tanah Sitaan Polda Jatim Milik H. Sugianto Mangkrak, Advocat Minta Pemkab Sumenep Segera Ambil Alih
Sementara pemerintah Kabupaten Sumenep berharap kejuaraan ini tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga mempererat persaudaraan antarpelajar serta memperkuat eksistensi pencak silat sebagai budaya asli Indonesia yang harus terus dijaga dan dilestarikan.
“Melalui kejuaraan ini, Pemkab Sumenep menargetkan lahirnya atlet-atlet pencak silat berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah pada berbagai ajang, mulai tingkat provinsi, nasional hingga internasional.”pungkasnya. Rah
Editor : Redaksi