Deklarasi Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri Digelar di Gedung Ki Hajar Dewantara P & K Sumenep

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kegiatan Deklarasi pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri. SP/ AR
Kegiatan Deklarasi pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri. SP/ AR

i

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri (PUSAKA Desa Mandiri) resmi menggelar kegiatan deklarasi di Gedung Ki Hajar Dewantara P&K Kabupaten Sumenep, Senin (20/7/2026). Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mendorong kemandirian pangan berbasis potensi desa.

Acara dihadiri oleh para tokoh masyarakat, akademisi, pegiat pertanian, organisasi kemasyarakatan, serta tamu undangan dari berbagai elemen. Suasana berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan dalam membangun ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Pendiri Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri, A. Juhri Arisandy, dalam sambutannya menyampaikan bahwa lahirnya yayasan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pentingnya penguatan sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat desa. Menurutnya, desa memiliki potensi besar yang harus dikelola secara mandiri agar mampu mewujudkan kedaulatan pangan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana, R. Ainur Rahman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan deklarasi. Ia berharap deklarasi tersebut menjadi langkah awal lahirnya berbagai program nyata yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya di bidang ketahanan pangan.

Pada kesempatan yang sama, RB. Moh. Faisol Sadamih, S.Sos, menyampaikan orasi pertanian yang menekankan pentingnya membangun kemandirian pangan dari desa. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengembalikan kejayaan sektor pertanian melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat desa. Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan gerakan bersama yang harus dimulai dari desa.

Mewakili Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Wicaksono menyampaikan apresiasi atas terbentuknya Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri. Ia berharap kehadiran yayasan tersebut mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta inovasi di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Melalui deklarasi ini, Yayasan Pusat Kajian Ketahanan Pangan Desa Mandiri berkomitmen menjadi wadah kolaborasi dalam mengembangkan kajian, pendidikan, pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat desa guna mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumenep. ar

Berita Terbaru

Realisasikan Program PTSL, Kades Klantingsari Wujudkan Impian Masyarakat

Realisasikan Program PTSL, Kades Klantingsari Wujudkan Impian Masyarakat

Senin, 10 Agu 2026 14:51 WIB

Senin, 10 Agu 2026 14:51 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemerintah Desa (Pemdes) Klantingsari, Kecamatan Tarik, Sidoarjo berupaya mewujudkan impian masyarakat. Salah satunya dengan…

Rahasia Kulit Kencang Alami, Ini yang Perlu Diketahui

Rahasia Kulit Kencang Alami, Ini yang Perlu Diketahui

Senin, 10 Agu 2026 14:23 WIB

Senin, 10 Agu 2026 14:23 WIB

SURABAYAPAGI.com – Kulit kencang sering dianggap sebagai salah satu tanda kulit yang sehat, bukan sekadar soal penampilan. Seiring bertambahnya usia, produksi k…

Bali Bukan Cuma Pantai, Ini Aktivitas Sehat yang Wajib Dicoba

Bali Bukan Cuma Pantai, Ini Aktivitas Sehat yang Wajib Dicoba

Senin, 10 Agu 2026 14:20 WIB

Senin, 10 Agu 2026 14:20 WIB

SURABAYAPAGI.com – Selama ini Bali identik dengan pantai berpasir putih, sunset di Uluwatu, atau deretan beach club yang ramai pengunjung. Padahal, di balik c…

Freelancer Makin Eksis, Ini Cara Manfaatkan Peluangnya

Freelancer Makin Eksis, Ini Cara Manfaatkan Peluangnya

Senin, 10 Agu 2026 14:18 WIB

Senin, 10 Agu 2026 14:18 WIB

SURABAYAPAGI.com – Jumlah pekerja lepas di Indonesia terus bertambah setiap tahun. Dari penulis, desainer grafis, hingga konsultan pemasaran, profesi freelance …

Tren Penggunaan Material Logam untuk Hunian Modern 2026

Tren Penggunaan Material Logam untuk Hunian Modern 2026

Senin, 10 Agu 2026 14:14 WIB

Senin, 10 Agu 2026 14:14 WIB

SURABAYAPAGI.com – Rumah-rumah baru tahun ini punya satu kesamaan: logam tak lagi sekadar menjadi struktur yang tersembunyi di balik dinding. Besi, baja, h…

Biaya Dinilai Mahal, Dua Proyek Desa Gempolklutuk Diduga Jadi Ajang Korupsi

Biaya Dinilai Mahal, Dua Proyek Desa Gempolklutuk Diduga Jadi Ajang Korupsi

Senin, 10 Agu 2026 13:34 WIB

Senin, 10 Agu 2026 13:34 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Proyek pemeliharaan jalan paving di RT 08, RW 04 dan pembangunan saluran drainase di RT 01, RW 01 Desa Gempolklutuk, Kecamatan…