SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Sebagai bagian rangkaian tradisi adat, gelaran ritual budaya sedekah bumi larung sembonyo yang digelar masyarakat pesisir Pantai Sidem, Tulungagung, Jawa Timur berlangsung meriah dan menjadi atraksi wisata yang menjadi magnet ratusan pengunjung yang digelar mulai pukul 08.00 WIB.
Tampak sejumlah hidangan tradisi, termasuk tumpeng hasil bumi, disiapkan sebagai simbol ungkapan syukur kepada Tuhan. Usai selamatan, warga kemudian mengarak gunungan tumpeng berisi aneka hasil pertanian berupa sayuran dan buah-buahan mengelilingi jalan utama Desa Sidem.
Baca juga: Kemarau, 11 Hektare Tanaman Padi di Tulungagung Terdampak Kekeringan
Selain itu, iring-iringan warga berjalan membawa tumpeng raksasa hingga menuju kawasan pantai. Pasalnya, Sedekah Bumi dan Larung Sembonyo merupakan tradisi turun-temurun yang menjadi bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil pertanian dan tangkapan laut.
"Tradisi ini sebagai wujud syukur kepada Tuhan atas rezeki yang diberikan, baik dari hasil bumi maupun hasil laut," jelas tokoh masyarakat Dukuh Sidem, Sunyoto, Senin (13/07/2026).
Baca juga: Perkuat Karakter Anak Bangsa, Pemkot Surabaya Siapkan Ruang Publik Reog dan Jaranan
Mayoritas masyarakat pesisir Sidem selama ini menggantungkan kehidupan dari sektor pertanian, perikanan, serta usaha wisata di kawasan Pantai Sidem. Tradisi tersebut menjadi simbol berbagi hasil panen sekaligus bentuk rasa syukur masyarakat atas berkah yang diterima.
Pelaksanaan Sedekah Bumi dan Larung Sembonyo tahun ini dikemas lebih meriah dengan melibatkan lebih banyak warga. Selain menjaga keberlangsungan tradisi leluhur, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus meningkatkan daya tarik wisata Pantai Sidem.
Baca juga: Pantai Tulungagung Dipenuhi Limbah Popok Sekali Pakai hingga Capai 52 Kilogram
Melalui doa bersama dalam rangkaian tradisi tersebut, masyarakat berharap diberikan keselamatan, ketenteraman, serta hasil yang melimpah dalam mencari nafkah, baik di daratan maupun lautan. tl-01/dsy
Editor : Redaksi