SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai langkah antisipasi yang perlu dilakukan karena beberapa tahun lalu terbukti pernah terjadi kebakaran di TPA yang ada di Kelurahan Mulyorejo, saat ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang meningkatkan langkah antisipasi kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang selama musim kemarau.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang mengatakan, salah satu upayanya yakni petugas di Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPA Supit Urang secara rutin melakukan pengurukan tanah pada timbunan sampah. Selain itu, pihaknya juga melakukan penyiraman area TPA agar suhu timbunan sampah tidak terlalu tinggi.
Baca juga: Kurangi Volume Sampah TPA Mrican, DLH Ponorogo Perkuat Bank Sampah
“Kondisinya memang cukup panas, sehingga penyiraman tetap kami lakukan. Pengiriman sampah juga kami atur waktunya sebagai bagian dari antisipasi,” ujar Raymond, Senin (13/07/2026).
Baca juga: Sampah 16 Hari Menumpuk Dikeluhkan, DLH Surabaya Mulai Benahi Pengangkutan
Lebih lanjut, Raymond menyebut pihaknya memanfaatkan cairan bakteri yang berasal dari limbah susu. Cairan tersebut berfungsi membantu mengurangi produksi gas metana yang menjadi salah satu pemicu kebakaran di TPA.
Sementara itu, untuk proses penyiraman dilakukan dua kali setiap pekan dengan cakupan area sekitar delapan hektare. Langkah tersebut diharapkan mampu menurunkan risiko kebakaran sekaligus menjaga kondisi TPA tetap aman selama musim kemarau.
Baca juga: Antisipasi Masalah Kebakaran, Pemkab Pamekasan Terus Perkuat Mitigasi
“Kami berharap di TPA Supit Urang tetap kondusif dengan sejumlah upaya yang telah kami lakukan tersebut,” tutup Raymond. ml-04/dsy
Editor : Redaksi