SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai langkah antisipasi yang perlu dilakukan karena beberapa tahun lalu terbukti pernah terjadi kebakaran di TPA yang ada di Kelurahan Mulyorejo, saat ini Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang meningkatkan langkah antisipasi kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang selama musim kemarau.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Matondang mengatakan, salah satu upayanya yakni petugas di Unit Pelaksana Teknis (UPT) TPA Supit Urang secara rutin melakukan pengurukan tanah pada timbunan sampah. Selain itu, pihaknya juga melakukan penyiraman area TPA agar suhu timbunan sampah tidak terlalu tinggi.
Baca juga: Gegara Bakar Sampah Nyaris Picu Kebakaran di Permukiman Sidomulyo Batu
“Kondisinya memang cukup panas, sehingga penyiraman tetap kami lakukan. Pengiriman sampah juga kami atur waktunya sebagai bagian dari antisipasi,” ujar Raymond, Senin (13/07/2026).
Baca juga: Pemkot Batu Wajibkan Warga hingga Hotel Pilah Sampah Jadi 3 Jenis per 1 Oktober
Lebih lanjut, Raymond menyebut pihaknya memanfaatkan cairan bakteri yang berasal dari limbah susu. Cairan tersebut berfungsi membantu mengurangi produksi gas metana yang menjadi salah satu pemicu kebakaran di TPA.
Sementara itu, untuk proses penyiraman dilakukan dua kali setiap pekan dengan cakupan area sekitar delapan hektare. Langkah tersebut diharapkan mampu menurunkan risiko kebakaran sekaligus menjaga kondisi TPA tetap aman selama musim kemarau.
Baca juga: Ratusan PAUD di Surabaya Ikuti Lomba Asah Terampil Manfaatkan Barang Bekas
“Kami berharap di TPA Supit Urang tetap kondusif dengan sejumlah upaya yang telah kami lakukan tersebut,” tutup Raymond. ml-04/dsy
Editor : Redaksi