SURABAYAPAGI.com, Blitar -Tiga Sekolah Dasar di wilayah kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar tidak memperoleh Siswa maupun Siswi baru saat PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) untuk tahun ajaran 2026-2027, untuk itu pihak Diknas Kabupaten Blitar masih melakukan kajian untuk melakukan kajian sebelum menentukan langkah penanganan maupun pegabungan sekolah.
Untuk itu pihak Diknas telah mengintruksikan kepada Pengawas dan Pembina Sekolah untuk melakukan evaluasi di lapangan untuk mengetahui penyebab tidak adanya peserta didik baru, hal itu seperti yang di ungkapkan oleh Agus Santoso selaku Kepala Dinas Pendidikan pada wartawan.
"Kita masih melakukan mencari penyebabnya apa, apa mungkin muridnya yang tidak ada, mungkin juga kakah bersaing sekolah lain." Ungkap Agus Santoso.
Masih menurut Agus, mungkin ada beberapa faktor yang tengah di alami, seperti usia sekolah di lingkungan sekolah sedikit, juga bisa daya saing dengan pihak sekolah dari lembaga pendidikan lain,termasuk kendala teknis sastb pendaftaran secara daring, yang di mungkinkan dara calon peserta didik belum masuk ke sistim.
Dan hasil evaluasi nanti akan menjadi dasar kebijakan, toh nanti sekitar sekolah berpotensi tidak ada potensi anak didik pihaknya akan mempertimbangkan penggabungan sekolah, dan yang penting, bila masih ada calon siswa, namun sekolah kurang di minati,maka peningkatan pelayanan pendidikan fokus untuk pembenahan.
"Kalau toh misal potensi tidak ada, kita marger dengan memperhatikan ketersediaan SD di sekitarnya, tapi potensinya banyak cuma kakah bersaing, tentunya kualitas SD tersebut untuk di tingkatkan." Tegas Agus Santoso.
Di balik itu kondisi berbeda dengan jenjang di tingkat SMP, Agus menerangkan dan memastikan untuk jenjang pendidikan tingkat SMP berhasil memenuhi kuota penerimaan siswa siswa baru, sehingga tidak ada yang alami kekosongan.
Untuk di ketahui MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) baik SD maupun SMP tidak ada kendala yang berarti.
Untuk MPLS baik SD maupun SMP berjalan tiga hari, sedang untuk proses 3 SD yang belum juga tiga hari kedepan. les
Editor : Redaksi