SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo – Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Candi resmi melantik lima belas Ketua Tim Penggerak PKK Desa masa bakti 2026–2034 di Pendopo Kecamatan Candi, Selasa (14/07/2026).
Lima belas Ketua TP PKK desa yang dilantik adalah: 1. Ketua TP PKK Desa Sepande, 2. Ketua TP PKK Desa Candi, 3. Ketua TP PKK Desa Larangan, 4. Ketua TP PKK Desa Durung Bedug, 5. Ketua TP PKK Desa Bligo, 6. Ketua TP PKK Desa Karangtanjung, 7. Ketua TP PKK Desa Kedungkendo, 8. Ketua TP PKK Desa Kedungpeluk, 9. Ketua TP PKK Desa Sugihwaras, 10. Ketua TP PKK Desa Sumokali, 11. Ketua TP PKK Desa Tenggulunan, 12. Ketua TP PKK Desa Kalipecabean, 13. Ketua TP PKK Desa Durung Banjar, 14. Ketua TP PKK Desa Balongdowo, dan 15. Ketua TP PKK Desa Kendalpecabean.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Candi Yuli Rismawati, S.STP., Sekcam Candi, pengurus TP PKK Kecamatan Candi, serta Ketua TP PKK desa se-Kecamatan Candi dan seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Candi.
Camat Candi, Yuli Rismawati, S.STP., dalam sambutannya mengajak seluruh Kepala Desa dan pengurus TP PKK desa di wilayah Kecamatan Candi untuk memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan sinergi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Jabatan Kepala Desa maupun Ketua TP PKK Desa merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian," terangnya.
"Saya mengucapkan selamat kepada lima belas Ketua TP PKK atas pelantikan yang dilaksanakan pada hari ini. Tentunya ini suatu amanah, tidak hanya peran suami yang menjadi Kepala Desa, tetapi juga peran istri sebagai Ketua Tim Penggerak PKK desa dalam membantu program pemberdayaan sosial," katanya.
Yuli menegaskan, tantangan pelayanan publik pada tahun 2026 cukup besar di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah. Namun, kondisi tersebut tidak boleh mengurangi semangat aparatur maupun kader PKK dalam melayani masyarakat.
“Jangan patah arang, jangan patah semangat, dan jangan pesimis dengan kondisi yang sekarang. Berikan yang terbaik, ayomi masyarakat, dan berikan pelayanan yang terbaik,” tegasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan program pemerintahan tidak dapat dilakukan sendiri-sendiri, melainkan harus dibangun melalui kebersamaan antara pemerintah, kader PKK, kader posyandu, dan seluruh elemen masyarakat.
“Oleh karena itu, intinya ayo kita bergandengan tangan, ayo kita saling berkoordinasi, berkolaborasi, dan bersinergi. Ini adalah kunci keberhasilan dan kesuksesan program serta kegiatan yang akan kita laksanakan ke depannya,” terangnya.
Selain itu, Yuli Rismawati juga meminta dukungan seluruh kader dalam pelaksanaan monitoring posyandu, khususnya di desa-desa se-Kecamatan Candi, sebagai bagian dari peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat, pungkasnya. par/hik
Editor : Redaksi