SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kembali kebakaran terjadi pagi ini (07.20) Selasa 28 Juli 2026, kali ini di desa Tambakan Kec.Gandusari Kabupaten Blitar, yang menimpa kandang ayam milik Misman 57 warga desa setempat, sehingga korban yang sehari hari ini mengalami kerugian sekitar Rp.100 juta, pemadaman yang di lakukan Dinas PMK Kabupaten Blitar hampir tiga jam api berhasil di padamkan, kini pihak Polres Blitar melakukan pemeriksaan sekaligus minta keterangan pemilik kandang dan saksi saksi.
Peristiwa kebakaran itu di benarkan Kapolsek Gandusari melalui Kasi Humas Polres Blitar Aiptu Saeful Muheni pada wartawan pagi ini, menurut Aiptu Muheni di duga api berasal dari Konsleting Listrik pada penghangat Suhu Kandang ayam.
"Untuk TKP di Desa Tambakan Kec.Gabdusari, yang terbakar kandang ayam dengan atap genteng, dinding tembok dan pagar kawat ram raman, menurut keterangan korban kandang berisi ayam jenis KUB 250 ekor usia 5 bulanndan bibit ayam 200 ekor yang berusia satu atau dua Minggu." Terang Aiptu Muheni.
Awal kebakaran pemilik kandang, sedang aktifitas di sawah yang berjarak sekitar 150 meter dari rumahnya, saat aktifitas itu korban melihat kepulan asap dari kandang ayamnya, setelah di cek, benar adanya kadang ayamnya terbakar hebat, dan minta tolong, warga sempat melakukan pemadaman manual, atas kejadian itu di laporkan ke Polsek Gandusari dan pihak Damkar.
Baca juga: Lewat Pengaturan Arus Lalin Pagi, Polsek Garum Beri Rasa Aman dan Nyaman Pengguna Jalan Raya
Sementara itu Senen malam (27 Juli 2026) sekitar pukul 19.00 rumah milik nenek Tuniatun 63 warga Desa Tegalrejo Kec.Selopuro Kabupaten Blitar ludes terbakar, akibat sang nenek bakar obat nyamuk dekat kasur tempat tidur, akibat kebakaran itu korban pemilik rumah sekaligus tempat usah Bengkel milik anaknya alami kerugian Rp.200 juta, atas kebakaran itu 4 motor ludes terbakar, perhiasan gelang dan kalung 18 gram, sertoikat, sparpet bengkel, dan mesing penggali, api dapat di padamkan sekitar dua jam oleh Pemadan Kebakaran Pem.Kab.Blitar,
Baca juga: 2 Hektar Hutan Perhutani di Sampung Ponorogo Terbakar, Diduga Sengaja Dibakar OTB
Aiptu Muheni Kasi Humas Polres Blitar pada wartawan kemarin, menerangkan api di duga berasal dari Obat nyamuk yang di bakar Tumiatun, sehabis mandi pukul 17.00, selanjutnya nenek masuk kamar dan membakar obat nyamuk, sementara Agung putranya yang buka bengkel sedang ke rumah istrinya di wilayah Kec.Binangun.
"Kami dari pihak Kepolisian (Polres Blitar) mengumbau kepada masarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, selalu mengecek situasi lingkungan, rumah sewaktu waktu, agar kejadian serupa tidak terjadi, utamanya saluran aliran listrik, kompor, sebelum meninggalkan rumah dan memastikan keamanan, bila toh suatu saat melihat,mengetahui adanya kejadian apapun termasuk kebakaran segera melapor ke kantor Polisi terdekat atau layanan 110." Pesan Aiptu Muheni. les
Editor : Redaksi