Pembangunan Proyek di Kawasan Yudikatif IKN, Baru Rampung 11,8%

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.com, Surabaya — Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono menyampaikan progres pembangunan kawasan Nusantara, khususnya proyek kawasan yudikatif di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara. Basuki saat menerima kunjungan Hakim Konstitusi Arsul Sani, bersama Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi RI, Heru Setiawan, di KIPP Nusantara pada Sabtu (01/08/2026), menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk melaporkan perkembangan infrastruktur kawasan pemerintahan, khususnya pembangunan proyek kawasan yudikatif di KIPP Nusantara.

“Terima kasih atas kunjungan ini. Kami melaporkan progres terkait dengan pembangunan infrastruktur dan kemasyarakatan. Kami juga menyampaikan terima kasih, termasuk dengan adanya putusan MK itu, karena itu kami senantiasa dikuatkan untuk melanjutkan pembangunan IKN,” ujar Basuki dalam keterangannya, dikutip Minggu (2/8/2026).

Baca juga: Media Inggris Ngecap IKN Terancam Jadi 'Kota Hantu'

Berdasarkan paparan progres konstruksi, rata-rata progres bangunan gedung di kawasan yudikatif mencapai 11,8%. Sementara progres pembangunan jalan kawasan yudikatif mencapai 27,6�ngan panjang 7,8 kilometer. Secara khusus, Gedung Mahkamah Konstitusi dan Komisi Yudisial, progres fisik per 29 Juli 2026 tercatat dengan rata-rata 12,41%.

Baca juga: Golkar Usili Status IKN Ibu Kota Politik

Gedung Mahkamah Konstitusi ini direncanakan dibangun dengan total luas bangunan 44.691 meter persegi. Gedung ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas dan ruang pendukung, seperti ruang sidang pleno dengan kapasitas 400 orang, ruang rapat permusyawaratan hakim, ruang kerja kelembagaan, dan berbagai area pendukung lainnya.

Baca juga: Pembangunan IKN Masuk Urutan ke-73, Program Prabowo

Dalam kesempatan tersebut, Arsul Sani menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung perkembangan pembangunan Gedung Mahkamah Konstitusi di kawasan yudikatif IKN. Ia menilai penjelasan yang disampaikan Otorita IKN memberikan optimisme terhadap penyelesaian pembangunan sesuai jadwal. ere, he

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru